nusabali

Gelar Operasi Gabungan, Legian Perkuat Keamanan Kawasan Wisata

  • www.nusabali.com-gelar-operasi-gabungan-legian-perkuat-keamanan-kawasan-wisata

MANGUPURA, NusaBali - Dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata sejumlah unsur lintas instansi bersama komponen masyarakat kembali menggelar operasi gabungan di wilayah Legian, Kecamatan Kuta, Badung, pada Minggu (11/1) malam. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk menata kawasan wisata agar tetap tertib, aman, dan kondusif.

Salah seorang tokoh Legian yang ikut terlibat langsung I Wayan Puspa Negara, mengatakan operasi gabungan ini merupakan gerakan rutin yang sudah berjalan sejak September 2025. “Ini kegiatan keenam yang kami laksanakan. Tujuannya untuk menjaga Legian sebagai kawasan wisata agar tetap aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penertiban terhadap ojek online, ojek panggilan, dan ojek liar, sekaligus memantau berbagai potensi gangguan ketertiban. Bersama Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Ngurah Rai, aparat juga memberikan peringatan kepada wisatawan yang ditemukan melakukan pelanggaran.

Selain itu, operasi gabungan turut menyasar pelanggaran lalu lintas. Pengendara yang kedapatan tidak mengenakan helm maupun menggunakan knalpot brong langsung ditindak oleh personel Polresta Denpasar. “Jika ada temuan pelanggaran lalu lintas, langsung dilakukan penilangan oleh Polresta Denpasar. Termasuk yang menggunakan knalpot brong,” kata Puspa Negara yang juga anggota DPRD Badung itu.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut turut melibatkan Satgas Gojek dan Grab, Dishub Badung, Satpol PP BKO Kecamatan Kuta, Bankamda Desa Adat Legian, Linmas Kelurahan Legian, Kapolsek Kuta dan jajaran, Bendesa Adat Legian melalui Pangliman Keamanan Desa Adat, kepala lingkungan se-Kelurahan Legian, kelian adat se-Desa Adat Legian, serta pangerondan masing-masing banjar. Total personel yang diterjunkan disebut mencapai sekitar 100 orang.

“Ini adalah bentuk partisipasi aktif semua unsur untuk menjaga citra Legian sebagai kawasan wisata. Setiap unsur memiliki peran masing-masing yang disinergikan dalam operasi gabungan,” sebutnya.

Dari enam kali pelaksanaan, Puspa Negara menilai operasi gabungan mulai memberikan dampak positif. Kondisi wilayah Legian dinilai semakin rapi dan kondusif. Meski demikian, pelanggaran lalu lintas masih terbilang cukup tinggi, khususnya di kawasan simpang Jalan Melasti-Legian-Sriwijaya.

“Melalui kegiatan rutin ini kami ingin mewujudkan Legian yang semakin aman dan nyaman, baik bagi wisatawan maupun masyarakat,” kata Puspa Negara. *ris

Komentar