nusabali

Pemkab Gianyar dan BPS Latih Petugas Sensus DTSEN

  • www.nusabali.com-pemkab-gianyar-dan-bps-latih-petugas-sensus-dtsen

GIANYAR, NusaBali - Pemerintah Kabupaten Gianyar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gianyar menggelar pelatihan Petugas Pencacah dan Pengawas Sensus Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di SDN 1 Gianyar dan SDN 2 Gianyar, Senin (12/1).

Pelatihan berlangsung selama empat hari, 12-15 Januari. Peserta, petugas pencacah dan pengawas yang akan bertugas langsung di lapangan selama pelaksanaan Sensus DTSEN di Kabupaten Gianyar. 

Pelatihan ini bertujuan menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman teknis, serta memperkuat integritas dan profesionalisme petugas agar data yang dikumpulkan akurat dan valid. Kepala BPS Kabupaten Gianyar, Maria Iin Maidiana, menjelaskan setiap kelas akan didampingi satu hingga dua tenaga pengajar. Materi yang diberikan meliputi metodologi, konsep, dan definisi dari setiap pertanyaan dalam kuesioner sensus. “Petugas juga dibekali pelatihan penggunaan aplikasi Fasih berbasis Android. Aplikasi ini untuk mendata setiap bangunan, rumah, hingga keluarga di Kabupaten Gianyar,” ujar Iin Maidiana.

Iin Maidiana menambahkan, pendataan DTSEN mencakup sekitar 104 pertanyaan yang berkaitan dengan data keluarga seperti nama, NIK, dan nomor KK untuk keperluan pemadanan data. Terdapat 39 variabel utama DTSEN serta variabel lain milik Pemerintah Kabupaten Gianyar meliputi aset, kondisi perumahan, kepemilikan usaha, retribusi sampah, pertanian, dan sektor lainnya. Hasil sensus DTSEN akan menghasilkan data by name by address secara detail untuk seluruh keluarga di Kabupaten Gianyar. Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam menyalurkan berbagai program bantuan sosial agar tepat sasaran. 

“Dengan data yang benar dan akurat, tidak ada lagi bantuan yang salah sasaran atau hanya diterima oleh orang yang itu-itu saja. Semua bantuan bisa disalurkan sesuai peruntukannya,” tegas Iin Maidiana. Sensus DTSEN di Kabupaten Gianyar dijadwalkan berlangsung mulai 19 Januari hingga 20 Februari 2026. Sebanyak 710 petugas pencacah dan 122 petugas pengawas akan diterjunkan dan menyebar di seluruh wilayah Kabupaten Gianyar. 7 nvi

Komentar