SMK TI Bali Global Jimbaran Garap Game School Tour di Roblox, Berbasis VR lewat Program TEFA
MANGUPURA, NusaBali.com – SMK TI Bali Global Jimbaran kembali memperkuat perannya sebagai sekolah vokasi berbasis teknologi dengan menerima bantuan Teaching Factory (TEFA) dari pemerintah. Program TEFA tersebut menjadi tonggak awal pengembangan pembelajaran berbasis industri digital di lingkungan sekolah.
Melalui TEFA, siswa SMK TI Bali Global Jimbaran menggarap proyek industri kreatif berupa pembuatan Game School Tour di platform Roblox yang terintegrasi dengan teknologi Virtual Reality (VR). Proyek ini dirancang agar siswa belajar langsung melalui praktik, menyerupai pola kerja di studio pengembangan gim profesional.
Seiring peluncuran TEFA, pihak sekolah terlebih dahulu menggelar sosialisasi kepada orang tua siswa. Kegiatan tersebut bertujuan menyamakan persepsi terkait model pembelajaran TEFA, di mana siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat aktif dalam proses produksi berbasis kebutuhan industri dengan dukungan peralatan dan teknologi mutakhir.

Foto: Siswa SMK TI Bali Global Jimbaran saat melakukan pengembangan Game School Tour melalui Roblox Studio. -IST
Proyek utama dalam program TEFA ini adalah mentransformasikan seluruh fasilitas fisik sekolah ke dalam dunia virtual tiga dimensi yang interaktif. Dengan integrasi VR, pengguna tidak hanya melihat tampilan di layar, tetapi dapat merasakan pengalaman seolah-olah masuk dan berjalan langsung di lingkungan sekolah virtual menggunakan VR headset.
Pengembangan proyek dilakukan secara bertahap oleh siswa, mulai dari observasi dan pemetaan arsitektur sekolah, pemodelan 3D, hingga tahap optimasi agar gim tetap stabil dan nyaman digunakan dalam mode VR di Roblox Studio.
Selain aspek visual, siswa juga dibekali kemampuan scripting menggunakan bahasa pemrograman Luau untuk menciptakan fitur-fitur interaktif. Melalui gim ini, calon siswa maupun masyarakat dapat menjelajahi ruang kelas, laboratorium, hingga fasilitas olahraga sekolah secara imersif dari mana saja.

Foto: Orang tua siswa mencoba hasil karya siswa menggunakan perangkat VR. -IST
Kepala SMK TI Bali Global Jimbaran Kepala SMK TI Bali Global Jimbaran I Putu Agus Raditya Pramita, S.Pd.,M.Kom menyampaikan bahwa bantuan TEFA yang resmi dibuka pada 10 November 2025 tersebut menjadi jembatan penting bagi siswa untuk menguasai teknologi masa depan. “Kami ingin siswa akrab dengan ekosistem pengembangan gim dan teknologi VR. Proyek ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi mampu menjawab tantangan industri kreatif digital global,” ujarnya.
Dengan dukungan pemerintah melalui program TEFA serta sinergi bersama orang tua, SMK TI Bali Global Jimbaran optimistis mampu mencetak talenta digital yang kompeten dan siap bersaing di era industri 4.0.
Komentar