nusabali

Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk di Kamar Kos

  • www.nusabali.com-pria-paruh-baya-ditemukan-membusuk-di-kamar-kos

DENPASAR, NusaBali - Seorang pria paruh baya diketahui bernama, I Wayan Eka Putra,41, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos tempat tingalnya di Jalan Danau Beratan, Gang III, Nomor 3, Desa Sanur Kaja, Kecamatan Denpasar Selatan, Kamis (8/1) sore pukul 17.00 WITA.

Pada saat ditemukan kondisi jasad pria yang diketahui asal Kabupaten Tabanan itu sudah dikerumuni belatung.

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, menerangkan jenazah korban ditemukan tidak sengaja oleh tetangga kamar bernama Salamah, 46. Saat itu, saksi Salamah hendak mencuci piring di tempat cuci di sebelah kamar korban. Saat menghidupkan mesin pompa air, saksi mencium bau busuk dari arah kamar korban. 

"Mencium aroma busuk itu membuat saksi penasaran. Dia tengok ke dalam kamar korban melalui jendela kamar. Saksi melihat korban tergeletak di depan pintu kamar dalam kondisi membusuk," ungkap AKP Apriyoga. 

Mendapati korban dalam kondisi membusuk, saksi kemudian melaporkan ke pemilik kos Ida Bagus Suamba Ditya, 22, serta warga lain Deden Nurdin, 19. Setelah itu, mereka kembali ke kamar korban memeriksa bersama-sama dari jendela kamar. Penemuan itu, kemudian dilanjutkan dengan menghubungi pihak kepolisian setempat. 

Menerima laporan adanya penemuan jenazah itu, tim identifikasi Polresta Denpasar bersama Polsek Denpasar Selatan langsung mendatangi TKP. Petugas menemukan korban dalam kondisi tergeletak di depan pintu dengan posisi kepala mengarah ke utara, kaki ke selatan dan kedua tangan terlentang ke atas. 

Selain itu jenazah korban sudah dalam keadaan membengkak dan membusuk. Pada bagian wajahnya sudah dikerumuni belatung. Korban mengenakan celana pendek, tanpa menggunakan baju. Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. 

Petugas turut mengamankan sejumlah barang untuk menggali penyebab kematian korban, seperti satu unit HP merk Oppo yang ditemukan di atas kasur korban, dua botol obat tetes mata Cendo Lyteers, dua bungkus obat Metformin HCl 500 mg, satu kartu e-Money Bank Mandiri, serta surat berobat di RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.

Setelah dilakukan pemeriksaan di TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUP Prof Ngoerah Denpasar menggunakan mobil Ambulans BPBD Kota Denpasar. "Korban meninggal dunia diduga akibat sakit diabetes yang dideritanya. Dugaan tersebut sesuai dengan keterangan saksi Suamba Ditya, menerangkan korban selama ini mengidap penyakit diabetes," pungkasnya.7 p

Komentar