nusabali

Permintaan Rental Kendaraan di Bali Turun 30 Persen Selama Nataru

  • www.nusabali.com-permintaan-rental-kendaraan-di-bali-turun-30-persen-selama-nataru

DENPASAR, NusaBali.com – Permintaan jasa rental kendaraan di Bali mengalami penurunan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kondisi ini sejalan dengan menurunnya kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pemilik Hafizt Rental, Afriezhql Hafizt, Jumat (9/1/2026), mengatakan suasana Nataru kali ini tidak seramai tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai berkurangnya kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan serta relatif sepinya destinasi wisata menjadi indikator menurunnya mobilitas wisatawan.

“Kalau dilihat secara umum, hampir semua pelaku rental dan sektor wisata mengalami penurunan. Jalanan juga relatif sepi, hanya beberapa titik tertentu yang macet,” ujarnya.

Untuk sektor rental mobil dan sepeda motor, penurunan permintaan masih tergolong wajar. Dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya, jumlah pemesanan tercatat turun sekitar 30 hingga 35 persen.

“Orderan memang turun. Biasanya saat Nataru sesama rental saling lempar order karena permintaan tinggi, sekarang itu jarang terjadi,” kata Hafizt.

Dari sisi jenis kendaraan, rental sepeda motor masih mendominasi dibandingkan mobil. Tren ini dinilai berkaitan dengan karakter wisatawan yang datang ke Bali, yang sebagian besar merupakan wisatawan berulang.

“Wisatawan yang sering ke Bali cenderung memilih motor karena lebih praktis. Selain itu, sekarang juga banyak yang menggunakan transportasi online,” jelasnya.

Faktor cuaca juga dinilai turut memengaruhi minat wisatawan. Curah hujan yang cukup tinggi selama periode Natal dan Tahun Baru, ditambah isu banjir di beberapa wilayah, membuat aktivitas wisata dan mobilitas pengunjung menurun.

Hafizt menambahkan, untuk rental motor, wisatawan umumnya memilih motor matik keluaran terbaru, terutama produksi di atas tahun 2020. Beberapa model yang paling diminati antara lain Yamaha NMax, XMax, Scoopy, serta Honda Vario. Wisatawan mancanegara disebut lebih menyukai motor berukuran besar seperti NMax dan XMax karena dinilai lebih nyaman.

Sementara itu, pada sektor rental mobil, wisatawan cenderung memilih kendaraan dengan kapasitas lebih luas dan model terbaru. Mobil jenis Innova, Xpander, serta kendaraan keluarga kelas menengah menjadi favorit, sedangkan mobil berukuran lebih kecil seperti Avanza atau Xenia mulai kurang diminati.

Maraknya kasus penggelapan kendaraan juga membuat banyak pelaku usaha rental di Bali kini tidak lagi menyediakan layanan lepas kunci. “Sekarang banyak rental hanya melayani paket dengan sopir, termasuk BBM, dengan durasi 8, 10, atau 12 jam. Ini untuk meminimalkan risiko,” ujarnya.

Para pelaku usaha berharap kunjungan wisatawan ke Bali kembali meningkat ke depan, sehingga kinerja sektor transportasi wisata, termasuk usaha rental kendaraan, dapat kembali pulih. Di Bali, usaha rental kendaraan tergabung dalam sejumlah asosiasi, salah satunya Persatuan Rental Motor (PRM) Bali yang memiliki lebih dari 80 anggota, serta beberapa organisasi rental lain yang baru terbentuk dan mulai menghimpun puluhan pelaku usaha. *may

Komentar