nusabali

PJU Tenaga Surya Ditambah di Tiga Ruas Jalan Kota Singaraja

Pemkab Siapkan Anggaran Rp2,4 Miliar

  • www.nusabali.com-pju-tenaga-surya-ditambah-di-tiga-ruas-jalan-kota-singaraja

SINGARAJA, NusaBali - Setelah sukses menerangi sekaligus mempercantik Jalan Udayana, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menambah Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di tiga ruas jalan Kota Singaraja. Tahun ini, Pemkab Buleleng menyiapkan anggaran total Rp 2,4 miliar untuk mendukung penataan wajah kota.

Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng, pemasangan PJUTS akan dilakukan di sepanjang Jalan Dewi Sartika Utara, Dewi Sartika Selatan hingga Jalan Letkol Wisnu. Sebanyak 44 titik PJU TS direncanakan dipasang.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Gede Gunawan AP dikonfirmasi Jumat (9/1), mengatakan, program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, khususnya dalam penataan kawasan perkotaan.

“Penataan difokuskan di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Letkol Wisnu karena kawasan ini aktivitas masyarakatnya cukup tinggi dan berkembang menjadi ruang publik,” ujar Gunawan didampingi Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Cok Adithya Wira Putra

Menurut Gunawan, kawasan tersebut kini tidak hanya menjadi jalur lalu lintas utama, tetapi juga ruang berkumpul masyarakat, terutama kalangan anak muda. Karena itu, penerangan jalan dinilai penting untuk menunjang keamanan sekaligus memperkuat estetika kota pada malam hari.

Untuk pengadaan PJUTS, Dishub Buleleng kembali menggunakan vendor yang sama seperti proyek sebelumnya. Setiap paket PJUTS dibanderol sekitar Rp 58 juta dan dilengkapi garansi hingga lima tahun yang mencakup seluruh risiko kerusakan. “Dengan garansi tersebut, kualitas dan keberlanjutan pemanfaatan PJUTS lebih terjamin,” kata Gunawan.

Pemasangan dan penggantian PJUTS dijadwalkan mulai dilaksanakan pada Juni 2026, bertepatan dengan pembangunan titik nol Kota Singaraja. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat penataan kawasan pusat kota secara terpadu.

Selain meningkatkan estetika kota, penggunaan PJUTS juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi anggaran daerah. Dengan memanfaatkan energi surya, Pemkab Buleleng tidak lagi menanggung biaya listrik bulanan.

“Dulu biaya listrik khusus di Jalan Udayana yang sekarang dipasangi PJUTS bisa mencapai sekitar Rp 15 juta per bulan. Sekarang, karena menggunakan tenaga surya, biaya tersebut bisa dihemat,” jelas Gunawan.

Sementara itu lampu-lampu PJU lama yang diganti akan dipindahkan. Dishub Buleleng berencana memanfaatkan kembali lampu tersebut untuk dipasang di desa-desa yang masih membutuhkan penerangan jalan. Sejumlah desa disebut telah mengajukan permohonan LPJU untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga.

Ke depan, penataan penerangan jalan juga akan diperluas ke pintu-pintu masuk Kota Singaraja. Rencana pemasangan PJUTS akan menyasar akses masuk dari arah timur di Kelurahan Penarukan dan dari arah barat di Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng. *lik

Komentar