nusabali

Polda Bali Panen Raya Jagung Kuartal Pertama 2026

  • www.nusabali.com-polda-bali-panen-raya-jagung-kuartal-pertama-2026

DENPASAR, NusaBali - Polri kembali menggelar panen raya serentak di seluruh Polda, pada Kamis (8/1). Panen raya kuartal pertama 2026 ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. 

Khusus di Polda Bali panen raya jagung digelar di dua tempat. Pertama di kebun Asrama Polisi Abiantimbul, Jalan Raya Imam Bonjol, Denpasar Barat. Kegiatan panen raya di tempat ini dihadiri langsung oleh Kapolda Bali Irjen Pol Irjen Pol Daniel Adityajaya. Satu lokasi lainnya di Susut wilayah Polres Bangli. 

“Luas lahan yang kita panen hari ini sekitar 0, 89 hektare. Ini merupakan panen kuartal pertama tahun 2026 hasil tanam kuartal ke empat tahun 2025. Setelah panen ini akan kita tanam lagi kuartal pertama 2026,” ungkap Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy kepada wartawan di lokasi. 

Hasil panen jagung pada kuartal ini lanjut Kombes Ariasandy, diperkirakan minimal 16,35 ton dan maksimal 23,31 ton. Panen ini bertahap tiap kuartal tahun 2026 ini di seluruh jajaran wilayah hukum Polda Bali. “Hasil panen jagung ini akan ditampung di Bulog sebagai penampung,” pungkasnya.

Sepanjang tahun 2025, Polda Bali mengelola lahan jagung seluas 446,54 hektare, dengan capaian produksi yang berfluktuasi di setiap kuartal. Pada Kuartal I, panen dilakukan di seluruh lahan seluas 2,5 hektar dengan hasil 15,15 ton. Kuartal II menjadi masa tanam terluas mencapai 324,73 hektar, namun terdampak gagal panen seluas 208,54 hektar sehingga menghasilkan 438,1 ton jagung.

Sementara itu, Kuartal III mencatat panen sementara sebesar 133,26 ton dari lahan 92,41 hektar. Capaian tertinggi justru terjadi pada Kuartal IV, dengan hasil panen mencapai 493,40 ton dari lahan yang relatif kecil, yakni 26,90 hektar. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan 37 Kelompok Tani (Poktan) dengan total 229 petani binaan.

Dari sisi potensi lahan, Polda Bali mencatat Lahan Poktan Binaan Polri sebagai kontributor terbesar dengan luas 408,72 hektar. Selain itu, terdapat potensi Lahan Perhutanan Sosial seluas 366 hektar yang saat ini masih tersedia untuk pengembangan lebih lanjut.

Sementara penyerapan hasil panen, Perum Bulog Kanwil Bali menyerap 57 ton jagung sepanjang 2025. Serapan terbesar berasal dari Polres Badung sebanyak 15 ton dan Polres Karangasem sebesar 8 ton. Adapun sisa hasil panen mencapai 532,99 ton dijual langsung oleh petani ke pasar lokal.

Untuk mendukung produktivitas petani, Polda Bali juga menyalurkan berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Bantuan tersebut meliputi 481 unit hand sprayer electric, 82 unit pompa air, 30 unit traktor roda dua, 586 sak pupuk, serta 67,5 kilogram bibit jagung.7 pol

Komentar