Bawaslu Bali Perkuat Sinergi dengan NusaBali
DENPASAR, NusaBali - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bali terus menjaga komunikasi dan kerja sama dengan media massa meski dalam masa non tahapan pemilu. Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, mengatakan media memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi pengawasan pemilu.
Menurut dia, meskipun tidak ada tahapan, Bawaslu tetap menjalankan tugas sosialisasi dan penyampaian informasi kepada publik. Sehingga sinergi dengan media massa menjadi keharusan. “Bawaslu tidak berhenti bekerja hanya karena tidak ada tahapan. Ada informasi yang tetap harus disampaikan kepada masyarakat, sehingga kolaborasi dengan awak media sangatlah penting,” kata Ariyani di sela kunjungan ke kantor Harian Umum NusaBali, di Jalan Jepun Pipil Nomor 1, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (7/1).
Ia menyebutkan, kerja sama dengan NusaBali memberikan dampak pada pengakuan kinerja Bawaslu Bali. Termasuk sejumlah penghargaan yang diterima di bidang kehumasan. Karena itu, ia berharap NusaBali tetap merangkul Bawaslu di tengah keterbatasan anggaran yang saat ini dihadapi lembaga pengawas pemilu, baik di tingkat pusat maupun daerah.
.jpg)
Pemimpin Redaksi (Pempred) NusaBali, Ketut Suardana, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengatakan media memiliki kepentingan untuk terus mendukung kerja-kerja lembaga publik dalam menciptakan pemilu yang berkualitas.
Menurut Suardana, masyarakat kerap hanya melihat peran Bawaslu dan KPU saat momentum pemilu dan pilkada. Padahal, kata dia, kerja pengawasan dan edukasi demokrasi berjalan sepanjang waktu. “Sosialisasi yang dilakukan Bawaslu membuat masyarakat sadar bahwa mereka juga punya peran mengawasi,” ujar Suardana.
Ia menegaskan NusaBali siap terus bekerja sama, baik dalam pemberitaan maupun dalam penyebaran informasi melalui berbagai platform media. Selain mengelola media cetak, NusaBali juga telah mengembangkan kanal digital dan media sosial.
Pimpinan Perusahaan NusaBali, Made Maha Dwijasantya mengatakan kesiapan digital tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan edukasi kepemiluan. “Kolaborasi bisa dibuat lebih partisipatif. Tidak hanya lewat koran, tetapi juga audio visual,” kata Maha.
Dalam pertemuan itu, Ariyani juga menyinggung sejumlah program Bawaslu Bali, seperti yang terbaru terkait pengawalan perubahan status kependudukan TNI dan Polri yang telah pensiun menjadi sipil. 7nat,tra
Komentar