nusabali

Pohon Tumbang dan Longsor Terjang Buleleng

  • www.nusabali.com-pohon-tumbang-dan-longsor-terjang-buleleng

SINGARAJA, NusaBali - Sejumlah pohon tumbang dan tanah longsor terjadi di beberapa titik di Buleleng sejak Selasa hingga Rabu (6–7/1), menutup akses jalan dan mengancam pemukiman warga. Kejadian ini diduga dipicu oleh angin kencang disertai hujan sedang hingga lebat.

Pada Rabu siang, sebuah pohon suar dengan diameter 15 cm tumbang di Perumahan Banyuning Lestari, menutupi jalan. Penanganan dilakukan TRC Regu II bersama aparat Kecamatan Buleleng dan aparat kelurahan setempat, sehingga jalan kembali bisa dilalui.

Sementara itu, tanah kebun di Banjar Dinas Dajan Puri, Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar longsor dengan panjang 6 meter dan tinggi 5 meter, berada di belakang rumah warga Putu Yoni, Nyoman Nama, Putu Dharma, dan Putu Jebot. BPBD dan warga setempat melakukan gotong royong swadaya, sementara bantuan darurat berupa kampil dan terpal disiapkan untuk mengantisipasi meluasnya longsor yang dapat mengancam rumah warga.

Sehari sebelumnya, Selasa (6/1), dua pohon santen tumbang akibat angin kencang. Pohon pertama dengan diameter sekitar 40 cm menimpa kabel listrik di Banjar Dinas Kaje Kangin, Kubutambahan. Penanganan TRC Regu III memakan waktu satu jam. Pohon kedua, berdiameter sekitar 50 cm, tumbang menutupi jalan di Banjar Dinas Beji, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, dan berhasil dibersihkan TRC dalam 30 menit.

Menyikapi kejadian ini, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng I Gede Suyasa menegaskan pihaknya tetap siaga menghadapi potensi bencana. “Kami tetap standbykan TRC untuk melakukan penanganan kapan saja. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, dan masyarakat diimbau tetap waspada terutama saat hujan disertai angin kencang,” ujar Suyasa.

Suyasa menambahkan, peringatan dini dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Denpasar menunjukkan potensi hujan sedang-lebat disertai angin kencang beberapa hari terakhir. Kondisi ini pun sangat beresiko terjadi bencana pohon tumbang hingga tanah longsor. Sehingga kesiapsiagaan masyarakat dan aparat tetap diutamakan.7 lik

Komentar