nusabali

73.619 Pendaki Jajal Gunung Batur

  • www.nusabali.com-73619-pendaki-jajal-gunung-batur

Pengelola kawasan Gunung Batur berhasil mencatat pendapatan total sebesar Rp 1.315.500.000 sepanjang tahun 2025.

BANGLI, NusaBali
Kunjungan wisatawan baik domestik dan asing yang mendaki Gunung Batur, Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli, menunjukkan tren peningkatan signifikan sepanjang tahun 2025. Pengelola Kawasan Gunung Batur mencatat 73.619 wisatawan melakukan pendakian selama periode Januari - Desember 2025.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Kintamani, Balai KSDA Bali, Made Budiadnyana Putra menerangkan, dari total keseluruhan wisatawan yang mendaki Gunung Batur, dengan rincian 4.942 orang merupakan wisatawan asing (WNA). Sementara 68.677 orang lainnya merupakan wisatawan nusantara alias Wisdom. "Lonjakan kunjungan ini mencerminkan tingginya minat wisatawan terhadap wisata alam dan pendakian Gunung Batur yang menjadi salah satu ikon pariwisata Bangli," ujarnya, Rabu (7/1). 

Dia melanjutkan, bahwa jumlah pendaki sepanjang 2025 mengalami peningkatan dari bulan ke bulan. Berdasarkan catatan pengelola, pada Januari tercatat 2.484 pendaki, Februari 2.391 pendaki, Maret 3.099 pendaki, dan April meningkat menjadi 5.077 pendaki. Peningkatan cukup signifikan terjadi pada bulan Mei dengan 8.669 pendaki dan Juni sebanyak 9.378 pendaki. Pada Juli tercatat 7.654 pendaki, Agustus kembali naik menjadi 8.886 pendaki, kemudian September 6.679 pendaki, Oktober 5.297 pendaki, November 5.677 pendaki, dan Desember ditutup dengan 7.635 pendaki. "Secara umum, kunjungan pendaki Gunung Batur sepanjang tahun 2025 mengalami tren peningkatan, terutama pada pertengahan tahun yang bertepatan dengan musim liburan," urainya.

Dia juga merinci, total wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai 4.942 orang. Setiap wisatawan asing dikenakan tarif masuk sebesar Rp100.000 per orang. Sementara itu, wisatawan nusantara terbagi dalam dua kategori tarif. Sebanyak 26.906 orang dikenakan tarif Rp15.000 per orang, sedangkan 41.771 orang lainnya dikenakan tarif Rp10.000 per orang. "Memang ada perbedaan tarif untuk wisman dan wisdom. Pun di wisdom juga ada dua kategori tarif yang kita kenakan kepada mereka," tandas Budiadnyana

Dari seluruh kunjungan tersebut, pihaknya selaku pengelola kawasan Gunung Batur berhasil mencatat pendapatan total sebesar Rp 1.315.500.000 sepanjang tahun 2025. Pendapatan ini berasal dari retribusi pendakian wisatawan nusantara maupun mancanegara. "Saya berharap tren positif kunjungan wisatawan ini dapat terus terjaga dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, serta kelestarian lingkungan kawasan Gunung Batur sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Bangli," pungkasnya.7dar

Komentar