nusabali

BBMKG Catat 209 Gempa Dangkal di Selat Lombok

  • www.nusabali.com-bbmkg-catat-209-gempa-dangkal-di-selat-lombok

MANGUPURA, NusaBali - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mencatat peningkatan aktivitas gempa bumi tektonik di wilayah Selat Lombok.

Selama periode 5-8 Januari 2026 hingga pukul 06.00 Wita, tercatat sebanyak 209 kejadian gempa bumi dengan episenter di laut dan magnitudo berkisar antara 1,4 hingga 2,8.

Kepala BBMKG Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho, menjelaskan berdasarkan hasil analisis, rangkaian gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif di dasar laut.

“Ditinjau dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa-gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif di dasar laut,” ujarnya pada Kamis (8/1) pagi.

Cahyo Nugroho menyampaikan hingga saat ini gempa bumi belum dapat diprediksi secara pasti mengingat dinamika bumi yang kompleks. Oleh karena itu, pihaknya terus mengimbau pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi dan simulasi kebencanaan guna mengurangi risiko kerugian dan korban jiwa.

Sebagai upaya mendukung program zero victim, masyarakat diimbau menerapkan langkah mitigasi mandiri saat merasakan gempa kuat dan berlangsung lama, seperti melindungi kepala, menjauhi kaca dan bangunan rapuh, menjauhi wilayah pantai, serta menuju area terbuka untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.

BBMKG juga mengingatkan masyarakat agar memperoleh informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi terverifikasi, yakni media sosial @infoBMKG, situs www.bmkg.go.id dan inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram InaTEWS BMKG, serta aplikasi mobile WRS-BMKG dan InfoBMKG. ris

Komentar