10 Kursi Eselon II di Badung Lowong
Pengisian Jabatan akan Dilakukan Melalui Dua Tahapan
MANGUPURA, NusaBali - Pasca banyaknya eselon II yang lowong karena sebagian besar ditinggal pensiun, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memastikan pengisian jabatan struktural di lingkungan Pemkab Badung bakal segera dilakukan. Saat ini, banyak jabatan eselon II yang lowong dan hanya diisi pelaksana tugas (Plt).
Sedikitnya ada 10 jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Badung masih lowong dan hanya diisi Plt. Bahkan ada jabatan kepala dinas yang kosong sejak Januari 2025, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Kekosongan itu terjadi setelah pejabat sebelumnya, Ida Bagus Surya Suamba, dilantik menjadi Sekda Badung pada 30 Januari 2025.
Selain Kepala Dinas PUPR, sejumlah jabatan strategis lainnya juga masih lowong, seperti Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kepala BKPSDM Badung, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Sekretaris DPRD Badung, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, serta Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Para pejabat senior yang mengisi posisi tersebut diketahui mulai memasuki masa pensiun sejak April 2025 hingga 1 Januari 2026.
Bupati Adi Arnawa mengatakan bahwa pengisian jabatan akan dilakukan melalui dua tahapan. Tahap pertama berupa rotasi atau rolling pejabat yang dinilai sudah terlalu lama menduduki jabatan tertentu. “Ada pejabat yang sudah 8 sampai 10 tahun di satu posisi. Itu kan bisa jenuh, perlu penyegaran dan juga memberi kesempatan kepada yang lain,” ujarnya pada Selasa (6/1).
Bupati asal Desa Pecatu Kecamatan Kuta Selatan ini menambahkan, saat ini mekanisme rotasi masih dalam proses penggodokan dan diperkirakan dilakukan dalam waktu dekat. “Apakah akhir bulan ini atau pertengahan bulan ini, kita masih berproses. Tenang saja, sebentar lagi pasti tayang,” ucapnya.
Lebih lanjut eks Sekda Badung itu menambahkan, setelah rotasi dilakukan, barulah Pemkab Badung akan masuk ke tahap kedua, yakni pengisian jabatan yang masih tersisa melalui mekanisme seleksi terbuka (bidding) atau manajemen talenta. Menurutnya, pengisian jabatan eselon II nantinya juga akan berdampak ke jenjang di bawahnya.
“Kalau eselon II diisi oleh eselon III, otomatis eselon III akan diisi oleh eselon IV, dan seterusnya. Jadi ini berjenjang,” jelasnya sembari meminta seluruh ASN bersabar menunggu proses tersebut.
Menanggapi pertanyaan soal staf yang sudah lama bertugas di satu OPD, termasuk salah satunya di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Bupati menegaskan evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh. “Bukan di Bapenda saja, semua akan dievaluasi. Banyak staf yang sudah lama dan nanti akan kita lakukan penyegaran secara menyeluruh,” tegasnya. ind
Komentar