nusabali

Gerindra Kutsel Rapatkan Barisan

Bidik Tiga Kursi DPRD Badung di Pemilu 2029

  • www.nusabali.com-gerindra-kutsel-rapatkan-barisan

Yonda mengungkapkan bahwa peluang Gerindra Kuta Selatan untuk menambah kursi terbuka lebar

MANGUPURA, NusaBali
Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kuta Selatan memantapkan langkah politiknya menghadapi Pemilu 2029. Awal 2026 Gerindra Kutsel menata ulang kekuatan organisasi hingga ke tingkat paling bawah untuk mencapai target 3 kursi DPRD Badung di Dapil Kutsel. 

Keseriusan tersebut tercermin dalam rapat konsolidasi kader yang digelar di Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Jumat (2/1) malam. Pertemuan ini dihadiri jajaran pengurus PAC, serta kader muda dari kalangan generasi Z yang mulai diproyeksikan sebagai bagian penting dari kekuatan partai ke depan.

Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerindra Kuta Selatan I Made Madra, menjelaskan bahwa penguatan struktur organisasi hingga tingkat dusun merupakan tindak lanjut dari instruksi partai secara berjenjang, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat hingga daerah. Menurutnya, kelengkapan struktur ranting dan anak ranting menjadi fondasi utama agar kerja-kerja politik di tingkat grassroot dapat berjalan lebih efektif. “Pada intinya kami mulai memperkuat struktur sampai ke bawah. Ini sesuai instruksi partai, supaya di tingkat grassroot Gerindra benar-benar siap menghadapi pemilu berikutnya,” ujar Madra, di sela pertemuan, Jumat.

Dia menegaskan bahwa langkah tersebut tidak bisa dilepaskan dari target politik Gerindra Kuta Selatan pada Pemilu 2029. Madra menyebut, partainya secara realistis memasang target merebut 3 kursi DPRD di dapil Kuta Selatan, dengan mengandalkan kerja kolektif seluruh kader. “Untuk Pemilu 2029, paling tidak kami harus merebut tiga kursi di Kuta Selatan. Kami punya kader-kader terbaik yang siap berjuang sampai ke grassroot,” katanya.

Madra menilai optimisme itu didukung oleh modal politik yang cukup kuat yakni, Gerindra Kuta Selatan memiliki Wakil Ketua DPRD Badung serta Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali. Selain itu, pada pemilu 2024, Gerindra nyaris menambah satu kursi legislatif dengan selisih suara yang sangat tipis. “Pengalaman kemarin itu jadi pelajaran. Kurang sedikit sekali. Dari situ kami semakin yakin, kalau kerja lebih rapi dan solid, target itu bisa tercapai,” ungkapnya.

Dalam upaya memperkuat mesin partai, Madra juga mendorong keterlibatan kader-kader muda, khususnya dari kalangan generasi Z. Dia menilai pemilih muda akan menjadi kelompok dominan pada Pemilu 2029, sehingga perlu dilibatkan sejak dini, tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai penggerak partai di tingkat bawah. “Kalau di PAC mungkin sekitar 20 persen dari Gen Z, karena masih perlu pengalaman. Tapi di ranting dan anak ranting, kami harapkan pengurusnya lebih banyak dari Gen Z,” kata Madra.

Meski demikian, Madra mengakui masih terdapat pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, salah satunya penguatan kepengurusan ranting di Kelurahan Benoa. Namun, dirinya memastikan bahwa proses tersebut sudah mulai berjalan dan mendapat perhatian serius dari pengurus. “Sekarang sudah ada yang bersiap bergabung. Saya harapkan semua pengurus PAC dan DPC dari dapil Kuta Selatan benar-benar bergerak mendukung kader di bawah,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Badung I Made Wijaya, menegaskan bahwa konsolidasi organisasi ini merupakan bagian dari kerja jangka panjang menuju Pemilu 2029. Dia menargetkan seluruh struktur PAC, ranting, dan anak ranting di Kuta Selatan sudah terbentuk dan disahkan paling lambat akhir Februari 2026. “Target kita akhir Februari seluruh struktur sudah lengkap dan disahkan. Kuta Selatan harus lebih dulu,” ujar pria yang akrab disapa Yonda.

Dia juga menekankan pentingnya peran ranting dalam menyerap aspirasi masyarakat, yang selanjutnya dapat dikawal melalui DPRD Badung, baik melalui mekanisme Musrenbang, hibah, maupun pokok-pokok pikiran dewan. Terkait target kursi legislatif, Yonda mengungkapkan bahwa peluang Gerindra Kuta Selatan untuk menambah kursi terbuka lebar. Dia mengingatkan bahwa pada pemilu sebelumnya, Gerindra sebenarnya hampir meraih dua kursi. “Kemarin itu kurang dari 200 suara. Jadi sebenarnya peluangnya sangat besar. Apalagi sekarang Presidennya Pak Prabowo, saya yakin simpati masyarakat ke Gerindra akan bertambah,” kata Yonda.7ris

Komentar