Festival Air Suwat Awali Tahun 2026, Bupati Gianyar Apresiasi Konsistensi 10 Tahun
GIANYAR, NusaBali.com – Festival Air Suwat 2026 kembali digelar pada Kamis (1/1/2026) siang di Desa Suwat, Kecamatan Gianyar. Perayaan tahun baru ini memasuki tahun ke-10 penyelenggaraan, dimulai pukul 13.30 WITA dengan persembahyangan bersama dan dilanjutkan pentas seni.
Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra hadir dan memberikan apresiasi atas konsistensi festival yang selalu digelar setiap awal tahun tersebut.
“Festival ini memiliki banyak nilai positif. Selain mempererat kebersamaan dan menjaga pelestarian tradisi lokal, kegiatan ini juga berpotensi mengembangkan pariwisata desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Mahayastra saat bertatap muka dengan tokoh adat dan masyarakat di Wantilan Desa Adat Suwat.
“Festival ini memiliki banyak nilai positif. Selain mempererat kebersamaan dan menjaga pelestarian tradisi lokal, kegiatan ini juga berpotensi mengembangkan pariwisata desa dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Mahayastra saat bertatap muka dengan tokoh adat dan masyarakat di Wantilan Desa Adat Suwat.

Turut hadir Ketua DPRD Gianyar Ketut Sudarsana, Sekda Gianyar Gusti Bagus Widya Utama, Perbekel Suwat Ngakan Made Astawa, serta para tokoh masyarakat, penglingsir, dan bendesa adat se-wilayah Suwat.
Bendesa Adat Suwat Ngakan Putu Sudibya menegaskan bahwa Desa Adat Suwat bisa maju karena kekuatan kebersamaan warganya.
“Semua yang kita bangun di Suwat adalah buah dari gotong royong. Tanpa kesadaran dan kebersamaan masyarakat, tidak mungkin kita bisa sejauh ini,” ungkapnya.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Gianyar berupa pembangunan infrastruktur, termasuk jalan desa dan gorong-gorong yang sebelumnya menjadi titik banjir.
“Jalan sudah bagus, gorong-gorong sudah dibangun. Tinggal kesadaran masyarakat menjaga kebersihan agar pembangunan tidak sia-sia,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan fisik desa adat telah mencapai sekitar 95 persen, dengan balai kulkul dan wantilan masih dalam tahap penyelesaian. Desa juga terus mendorong kemandirian ekonomi adat, termasuk melalui pengembangan destinasi Suwat Waterfall dan Siwa Melange.
Festival Air Suwat merupakan salah satu kegiatan budaya desa yang paling konsisten di Kabupaten Gianyar.
“Rahasia kami sederhana, Pak Bupati. Kami menjaga kesederhanaan—tidak berlebihan—sehingga festival ini tidak memberatkan masyarakat dan justru semakin dicintai,” kata Ngakan Putu Sudibya.
Pemkab Gianyar kembali membuka ruang bagi Desa Adat Suwat untuk mengajukan dukungan lanjutan pada anggaran 2027, terutama terkait penguatan fasilitas desa adat dan pariwisata berbasis budaya.
Festival kemudian berlanjut dengan berbagai atraksi adat dan permainan air khas Suwat yang selalu menjadi daya tarik masyarakat, baik lokal maupun wisatawan. *nvi
“Semua yang kita bangun di Suwat adalah buah dari gotong royong. Tanpa kesadaran dan kebersamaan masyarakat, tidak mungkin kita bisa sejauh ini,” ungkapnya.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Gianyar berupa pembangunan infrastruktur, termasuk jalan desa dan gorong-gorong yang sebelumnya menjadi titik banjir.
“Jalan sudah bagus, gorong-gorong sudah dibangun. Tinggal kesadaran masyarakat menjaga kebersihan agar pembangunan tidak sia-sia,” tegasnya.
Menurutnya, pembangunan fisik desa adat telah mencapai sekitar 95 persen, dengan balai kulkul dan wantilan masih dalam tahap penyelesaian. Desa juga terus mendorong kemandirian ekonomi adat, termasuk melalui pengembangan destinasi Suwat Waterfall dan Siwa Melange.
Festival Air Suwat merupakan salah satu kegiatan budaya desa yang paling konsisten di Kabupaten Gianyar.
“Rahasia kami sederhana, Pak Bupati. Kami menjaga kesederhanaan—tidak berlebihan—sehingga festival ini tidak memberatkan masyarakat dan justru semakin dicintai,” kata Ngakan Putu Sudibya.
Pemkab Gianyar kembali membuka ruang bagi Desa Adat Suwat untuk mengajukan dukungan lanjutan pada anggaran 2027, terutama terkait penguatan fasilitas desa adat dan pariwisata berbasis budaya.
Festival kemudian berlanjut dengan berbagai atraksi adat dan permainan air khas Suwat yang selalu menjadi daya tarik masyarakat, baik lokal maupun wisatawan. *nvi
Komentar