nusabali

Sosialisasi Kamtibmas Sasar Ojol

  • www.nusabali.com-sosialisasi-kamtibmas-sasar-ojol

DENPASAR, NusaBali - Aparat Polsek Denpasar Barat menggelar sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada komunitas ojek online (ojol) di seputaran Jalan Teuku Umar Barat, Desa Pemecutan Kelod, Kecamatan Denpasar Barat, Senin (29/12) malam. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Nengah Sulatra.

Sosialisasi ini dilakukan sebagai upaya menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Denpasar Barat, khususnya yang melibatkan pengendara ojol. Dalam kesempatan itu, petugas memberikan sejumlah imbauan terkait kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas serta kelengkapan administrasi kendaraan.

Adapun poin utaman yang ditekankan kepada para pengemudi ojol antara lain kewajiban menggunakan sepeda motor dengan surat-surat lengkap, mematuhi peraturan lalu lintas, mengenakan atribut sesuai aplikasi, serta beroperasi menggunakan identitas resmi. Hal ini disampaikan menyusul maraknya ojek ilegal yang menyamar sebagai ojol.

Selain memberikan imbauan, petugas juga melakukan pengecekan langsung terhadap surat-surat kendaraan, atribut pengemudi, serta kesesuaian kendaraan dengan aplikasi yang digunakan. “Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis Polri kepada masyarakat, khususnya para pengemudi ojol,” ungkap Iptu Sulatra.

Para pengemudi ojol juga diingatkan agar menjaga kenyamanan calon penumpang. Ojol juga diminta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu konflik, seperti merebut penumpang hingga berujung perkelahian. 

Petugas turut menyosialisasikan pentingnya keamanan dan keselamatan berkendara, di antaranya berkendara dalam kondisi fisik prima, menggunakan helm, serta mengatur kecepatan kendaraan. “Keselamatan adalah hal utama. Kami berharap para driver ojek online selalu waspada saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta memberikan pelayanan yang baik dan aman kepada pelanggan,” tuturnya.

Ia menyampaikan bahwa pendekatan tersebut bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan di jalan raya sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman. Melalui kegiatan sambang tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara personel kepolisian dan komunitas ojol.

Lebih lanjut, Iptu Sulatra berharap seluruh imbauan yang telah disampaikan dapat diterapkan oleh para pengemudi ojol demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama. “Kami berharap para driver ojek online dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, sehingga dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat pengguna jalan lainnya,” ucapnya.7 cr80

Komentar