nusabali

Polres Bandara Ungkap 23 Kasus Narkoba

  • www.nusabali.com-polres-bandara-ungkap-23-kasus-narkoba

MANGUPURA, NusaBali - Sepanjang 2025 ini Satresnarkoba Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai berhasil mengungkap 23 kasus narkoba. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari tahun 2024 yang berjumlah 14 kasus.

Kapolres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai Kombes Pol I Komang Budiartha, mengungkapkan dari 23 kasus yang berhasil diungkap itu diamankan 25 orang tersangka. Adapun barang bukti yang disita terdiri dari 22,73 gram sabu, 10,14 gram kokain, 125,62 gram ganja berbentuk gummies, dan Mephedoore sebanyak 0,15 gram.

“Peningkatan ungkap kasus ini adalah hasil deteksi dini dan pengawasan ketat pada arus lalu lintas penumpang. Bandara Ngurah Rai merupakan pintu masuk strategis. Kami tidak mentolerir penyalahgunaan narkotika sekecil apapun,” tegas Kombes Budiartha, Senin (29/12). 

Sementara Satreskrim Polres Bandara mencatat terjadi penurunan ungkap kasus kejahatan tahun ini. Tahun 2024 mengungkap 23 kasus, sementara tahun ini hanya 21 kasus, terdiri dari kasus penganiayaan/pengeroyokan, kasus penipuan/penggelapan, kasus curat, kasus curanmor, kasus pencurian biasa, dan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Perwira melati tiga di pundak ini mengaku sepanjang 2025 ini situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bandara Ngurah Rai kondusif. “Ada beberapa kasus yang menyita perhatian publik, seperti kasus pengeroyokan petugas Avsec, kasus pencurian velg mobil, dan kasus penggelapan mobil,” tuturnya. 

Di penghujung tahun 2025 ini pihaknya siaga mengamankan liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) melalui Operasi Lilin Agung. Polres Bandara Ngurah Rai mengerahkan 68 personel. Pengamanan dilakukan di sejumlah titik strategis, termasuk terminal domestik dan internasional, sepanjang jalur bandara meliputi Simpang Harris, Loading dock, median VIP, simpang SPBU hingga kawasan Satria Gatot Kaca, Tuban. 

“Potensi gangguan yang menjadi fokus antisipasi adalah kepadatan arus lalu lintas, euforia wisatawan berlebihan dan penumpang mabuk, cuaca ekstrem yang berpengaruh pada penerbangan, hingga indikasi ancaman teror lone wolf,” pungkasnya.7 pol

Komentar