Kunjungan Wisman Naik, Wisdom Turun
2025, Wisman Sentuh 7 Juta Orang
DENPASAR, NusaBali - Gubernur Bali Wayan Koster optimis jumlah wisatawan mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Bali tembus 7 juta orang hingga akhir tahun 2025 (31 Desember). Data sejak bulan Januari sampai 22 Desember lalu, jumlah wisman sudah mencapai lebih dari 6,8 juta.
Jumlah kunjungan wisman ini menunjukkan data peningkatan dibandingkan tahun 2024 lalu yang mencapai 6,3 juta orang. Walau terjadi peningkatan jumlah wisman, untuk wisatawan domestik (Wisdom) diakui mengalami penurunan.
“Wisman yang datang ke Bali cenderung meningkat, bahkan setelah tanggal 19 Desember sudah mencapai angka lebih dari 22.000 sampai 23.000 orang per hari, sampai 31 Desember diperkirakan tembus kisaran 7 juta total kunjungan wisman tahun ini,” ujar Gubernur Koster dalam keterangan persnya, Rabu (24/12). Data ini juga menepis narasi yang berkembang di media sosial bahwa Bali sepi dari kunjungan wisman. Berita ini tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan dari para pihak baik di Bali maupun di luar Bali soal kebenarannya.
“Informasi itu sama sekali tidak benar, berita bohong (hoax) yang menyesatkan masyarakat,” katanya. Menurutnya, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali pada tahun 2025 ini meningkat antara 500.000 sampai 700.000 orang. Pencapaian angka 7 juta orang wisman tahun ini justru merupakan angka tertinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, bahkan sebelum pandemi Covid-19 belum pernah mencapai angka 7 juta.
“Jadi, sesungguhnya pariwisata Bali sudah pulih dan bahkan bangkit kembali melampaui pencapaian angka sebelum pandemi Covid-19,” beber gubernur asal Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, Buleleng ini. Namun wisatawan domestic (Wisdom), tahun 2025 ini memang diakui mengalami penurunan. Data dari bulan Januari sampai 22 Desember wisdom baru mencapai 9,1 juta orang, lebih rendah dari jumlah tahun 2024 yang mencapai 10,1 juta orang.

“Total jumlah wisman dan wisdom pada tahun 2025 baru mencapai 15,9 juta orang, sedikit lebih rendah dari jumlah pada tahun 2024 yang mencapai 16,4 juta orang,” ungkapnya.
Gubernur Koster juga menyampaikan saat ini sampai awal tahun baru 2026 nanti Bali dalam posisi kondusif. Pertama, berdasarkan informasi BMKG, curah hujan diperkirakan normal, kategori ringan sampai lebat, namun masih di bawah 100 mm/hari, yang memang terjadi secara reguler pada musim hujan. Juga diperkirakan tidak ada lagi ancaman bibit siklon 935, karena siklon ini sudah muncul pada tanggal 12 sampai 19 Desember 2025 lalu.
Memperhitungkan curah hujan dan cuaca tersebut, diperkirakan Bali tidak mengalami banjir besar. Lalu kedua, dari sisi faktor keamanan, saat ini kondisi Bali juga sangat kondusif, telah dilakukan peninjauan ke sejumlah titik oleh Gubernur bersama Kapolda Bali dan instansi terkait lainnya dalam rangka persiapan menyambut Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Ketiga, sudah dilaksanakan rapat evaluasi dengan penyelenggara layanan di Angkasa Pura, Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dihadiri oleh Manajer PT Angkasa Pura, lmigrasi, dan Bea Cukai untuk meningkatkan kualitas layanan di keberangkatan dan di kedatangan internasional dan domestik, sehingga wisatawan tidak perlu menunggu lama di pintu imigrasi dan bagasi,” katanya.
Dia pun mengimbau kepada semua penyelenggara pariwisata, baik hotel, travel, restoran, dan daya tarik wisata agar memberi layanan terbaik dan berperilaku sopan kepada para wisatawan, menjaga citra baik pariwisata Bali secara bertanggung jawab. “Saya mengimbau semua pihak agar tidak melakukan Tindakan dan tidak membuat narasi buruk (hoax) di semua platform media yang merugikan citra pariwisata Bali. Marilah Kita bersama-sama menjaga Alam, Manusia, dan Kebudayaan Bali dengan penuh keadaban,” imbuhnya. 7 adi, sur
Komentar