Kantor Satpol PP akan Disulap Menjadi Galeri UMKM Buleleng
Kena Penataan Kawasan Titik Nol Kota Singaraja
SINGARAJA, NusaBali - Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Buleleng yang berlokasi 100 meter dari Tugu Singa Ambara Raja Buleleng, akan terdampak penataan kawasan titik nol Kota Singaraja.
Kantor tersebut akan disulap menjadi galeri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Buleleng. Sedangkan Satpol PP akan pindah kantor ke gedung lain milik Pemkab.
Hal ini disampaikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Selasa (23/12). Penataan kawasan titik nol Kota Singaraja tidak hanya di sisi barat (Gedung Laksmi Graha) dan sisi timur (ruang terbuka rumah jabatan Bupati Buleleng). Tetapi juga ada tambahan galeri UMKM yang akan memanfaatkan lahan di sebelah utara Gedung Laksmi Graha yang kini masih dipakai Kantor Satpol PP Buleleng.
Menurutnya, selama ini produk UMKM Buleleng terpencar semua, karena tidak punya tempat untuk showing dan pameran produk. Setelah nanti ada galeri UMKM semua jenis produk yang sudah dikurasi akan ditampilkan dan ketika ada pengunjung bisa langsung bertransaksi di tempat.
“Misalnya ada pengunjung dan wisatawan mencari dodol Penglatan, atau kain tenun mastuli Kalianget, tidak perlu lagi mencari dan datang ke sentranya karena di galeri sudah tersedia. Ini yang kita mau bangkitkan bagaimana UMKM Buleleng bisa naik kelas,” ucap Sutjidra.
Pembangunan galeri UMKM ini akan dibangun bersamaan dan satu proyek dengan penataan titik nol Kota Singaraja. Seluruh bangunan akan direvitalisasi semuanya dan disesuaikan dengan kebutuhan karena gedung lama kondisi saat ini sudah bocor, dan jebol.
Sedangkan untuk Satpol PP Buleleng sedang dicarikan alternatif kantor baru. Penataan kantor akan dilakukan beriringan dengan penggabungan dan pemekaran sejumlah OPD. “Sedang kita petakan. Kantor Satpol PP dipindahkan apalah nanti ke Badan Keuangan atau ke Kantor DKPP yang akan digabung ke pertanian, ini kita punya banyak alternatif. Minggu ini bersama pak Sekda, Asisten akan rembug kembali soal penataan badan dan dinas di Buleleng,” jelas Sutjidra.7 k23
Komentar