nusabali

Korfball Badung Gelar Kejuaraan, Libatkan 180 Pelajar

  • www.nusabali.com-korfball-badung-gelar-kejuaraan-libatkan-180-pelajar

MANGUPURA, NusaBali - Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Badung menggelar kejuaraan bertajuk Bupati Badung Cup yang berlangsung di Gedung Lotring, Kecamatan Kuta, Badung pada Jumat (19/12).

Dalam event itu, total 180 atlet dari tingkat SMP dan SMA se Badung. Anang ini pun menjadi salah satu upaya dalam menjaring sekaligus membina atlet untuk memperkuat kontingen Gumi Keris diberbagai event ke depannya.

Ketua Umum Pengkab PKSI Badung I Made Sutama menerangkan event ini melibatkan 23 tim dengan total sekitar 180 atlet berasal dari 12 sekolah tingkat SMP dan SMA di wilayah Badung. Meski pada Porsenijar Badung dan Porjar Bali beberapa waktu lalu baru terlibat secara eksibisi. 

Namun tidak menyurutkan niat untuk terus melakukan pembinaan. "Event ini bagian dari pembinaan dan penjaringan atlet, sehingga mereka nantinya bisa mewakili Badung diberbagai event ke depannya," kata Made Sutama dalam sambutannya

Dengan rutin melaksanakan event dan terlibat aktif alam memperkenalkan olahraga ini ke sekolah - sekolah, Made Sutama berharap ke depannya bisa dipertandingkan secara resmi, baik di level Porjar maupun Porprov Bali. Dia juga mengaku selama ini rutin kerjasama dengan sekolah-sekolah dan Disdikpora dalam mensosialisasikan cabor yang tergolong bar ini. 

"Ya meski korfball belum masuk Porprov, namun atlet-atlet korfball Badung justru pernah mewakili Bali untuk berlaga di ajang PON 2024 lalu di Sumut-Aceh. Jadi, harapannya ke depan ini akan dipertandingkan secara resmi di Porjar dan Porprov Bali mendatang," harapnya.

Sementara Made Widiana yang mewakili Ketua Umum KONI Badung juga memberikan apresiasi kepada Persatuan Korfball Seluruh Indonesia (PKSI) Badung yang begitu getol menjaring atlet dari tingkat pelajar. Meski belum dipertandingkan di Porprov Bali, namun cabor yang menjadi anggota KONI Badung selalu konsisten melakukan pembinaan sejak dini, sehingga tidak heran bila setiap ada cabor baru akan lebih cepat berkembang di Badung dibandingkan kabupaten/kota lainnya. 

"Di Badung selalu mempersiapkan diri sejak dini sekaligus memotivasi anak-anak sehingga mereka sudah membentuk klaster-klaster olahraga. Jadi semua cabor itu harus ada di Badung dan dibina sejak dini," tambahnya mengapresiasi. 7 dar

Komentar