Bayi Dibuang di Semak-semak, Ibu Kandung Diamankan
Saat ditemukan, bayi itu dalam keadaan tanpa pakaian. Ari-ari dan tali pusar masih melekat, dan bercak darah segar di sekujur tubuhnya.
MANGUPURA, NusaBali
Penemuan seorang bayi laki-laki di semak-semak menggegerkan warga Banjar Menesa, Desa Adat Kampial, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Senin (15/12) sore pukul 15.10 Wita. Bayi tersebut ditemukan tepat di belakang kandang sapi milik warga bernama Ni Wayan Rabik, dengan kondisi memprihatinkan.
Saat ditemukan, bayi itu dalam keadaan tanpa pakaian. Ari-ari dan tali pusar masih melekat, dan bercak darah segar di sekujur tubuhnya. Meski demikian, bayi tersebut masih dalam keadaan hidup dan langsung mendapat pertolongan.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, Selasa (16/12) siang membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan bayi telah mendapatkan penanganan medis di RSU Surya Husadha Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.
“Bayi dalam keadaan sehat dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Biaya perawatan ditangani kepala lingkungan (Kaling) setempat yang selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Badung,” ungkap Kompol Sukadi.
Penemuan bayi berawal saat saksi I Wayan Rabik sedang memotong rumput untuk pakan sapi di sekitar lokasi. Saat itu, saksi mendengar suara tangisan bayi. Penasaran dengan sumber suara tersebut, saksi kemudian menelusuri area sekitar hingga menemukan seorang bayi di dalam semak-semak di belakang kandang sapi miliknya.
“Saksi sempat takut saat menemukan bayi tersebut karena masih terdapat ari-ari dan tali pusar masih utuh serta bercak darah yang masih segar. Saksi kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada saudaranya I Made Jarak yang berada di sekitar lokasi. Keduanya kemudian kembali ke lokasi dan membawa bayi tersebut,” jelas Sukadi.
Penemuan itu selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Bayi tersebut segera dievakuasi ke RSU Surya Husadha Nusa Dua untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Menerima laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Polisi mengumpulkan keterangan para saksi di sekitar lokasi penemuan serta memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di lingkungan sekitar.
Selang beberapa jam kemudian, petugas berhasil mengamankan ibu kandung bayi tersebut. Perempuan bernama Yustina Kondo, 31, diamankan di tempat tinggalnya di sebuah proyek batako di Jalan Peninjoan, Banjar Menesa, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Perempuan tersebut diketahui berasal dari Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kejadian ini sudah ditangani oleh PPA Polresta Denpasar mengingat pelaku merupakan perempuan dan korban juga masih balita. Proses penyidikan akan terus berlanjut untuk mengetahui motif dan terduga pelaku lain dari kejadian ini,” pungkasnya.7 cr80
Komentar