nusabali

Tiga Atlet Buleleng Sumbang 2 Perak

  • www.nusabali.com-tiga-atlet-buleleng-sumbang-2-perak

SINGARAJA, NusaBali - Tiga atlet woodball asal Kabupaten Buleleng berhasil mengharumkan nama daerah sekaligus Indonesia dengan mempersembahkan medali perak pada ajang SEA Games Thailand 2025. Ketiganya merupakan atlet binaan Pengkab IWbA Buleleng yang terpilih masuk skuad Tim Nasional Woodball Indonesia.

Tiga atlet tersebut yakni I Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet, Gusti Putu Eddy Supriyadinata, dan Ni Luh Made Tahlia Saraswati. Ketiganya sukses menyumbangkan dua medali perak masing-masing pada nomor tim fairway competition putra dan putri. Mapet dan Eddy tampil pada nomor tim fairway competition putra. Pada partai final, tim Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor 2-1, sehingga berhak atas medali perak.

Gede Prabawa Darma Nugraha Mapet menilai, meski gagal meraih medali emas, namun hasil tersebut tetap patut disyukuri mengingat kuatnya persaingan di lapangan. Menurut dia, hasil kurang maksimal di partai puncak bukan karena penampilan tim yang menurun, melainkan kualitas atlet Thailand yang disebut lebih siap dan lebih menguasai karakter setiap fairway. 

"Keikutsertaan di SEA Games menjadi pengalaman berharga untuk belajar dari kualitas atlet Thailand yang memiliki pukulan jarak jauh luar biasa dengan tingkat akurasi dan presisi tinggi, terutama saat finishing dari jarak lebih dari lima meter," ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (15/12).

Sementara itu, Ni Luh Made Tahlia Saraswati turun pada nomor tim fairway competition putri. Tim fairway putri Indonesia juga berhasil meraih medali perak. Meski pada laga terakhir mampu menaklukkan Malaysia dengan skor 2-1, tim Indonesia tetap harus puas di posisi kedua setelah sebelumnya kalah dari Thailand pada pertemuan awal. "Raihan medali perak pada debut di ajang SEA Games merupakan hasil yang patut disyukuri. Kekalahan dari Thailand menjadi pelajaran penting untuk meningkatkan kemampuan ke depan," tambahnya.

Ketua Pengkab IWbA Buleleng, Fernanda Iragraha mengatakan capaian tersebut membuktikan atlet binaan Pengkab IWbA Buleleng mampu berkontribusi nyata bagi Tim Nasional Woodball Indonesia. Namun demikian, Fernanda juga mendorong Pengurus Besar IWbA agar melakukan pembenahan dalam penanganan atlet elit nasional. Dia menilai pentingnya menghadirkan pelatih yang memahami karakter dan potensi atlet sejak di daerah asal. "Sinergi antara PB IWbA dan pengurus daerah dinilai mutlak diperlukan agar penempatan atlet pada nomor lomba benar-benar sesuai dengan kemampuan dan target prestasi," sebutnya secara terpisah. 7 dar

Komentar