PKSI Badung Matangkan Kualitas Wasit
MANGUPURA, NusaBali - Pengkab Persatuan Korfball Indonesia (PKSI) Kabupaten Badung bimbingan dan pelatihan perwasitan yang digelar di Graha Lotring Kuta, Sabtu (13/12).
Kegiatan ini bagian dari komitmen organisasi dalam membangun fondasi cabang olahraga korfball di Badung.
Pelatihan perwasitan ini dibuka oleh jajaran Pengurus PKSI Badung yang diwakili Wakil Ketua PKSI Badung, I Wayan Sukerta. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemantapan sekaligus peningkatan kapasitas bagi para wasit, mengingat korfball merupakan cabang olahraga yang relatif baru dan baru bergabung dalam keanggotaan KONI Badung. "Kegiatan ini bagian dari upaya meningkatkan kompetensi wasit di Badung," ujarnya, Minggu (14/12)
Menurut Sukerta, ketersediaan wasit yang kompeten menjadi kebutuhan mendasar dalam pengembangan sebuah cabang olahraga. Tanpa perangkat pertandingan yang berkualitas, kompetisi tidak akan berjalan optimal dan berpotensi mengurangi kepercayaan atlet maupun masyarakat.
"Kami sengaja menggelar kegiatan ini guna meningkatkan kualitas pertandingan. Untuk itu perlu wasit yang benar-benar teruji untuk memimpin pertandingan secara jujur, adil, dan transparan," ungkap I Wayan Sukerta.
Dia menambahkan, pemahaman mendalam terhadap regulasi permainan serta konsistensi dalam penerapan aturan menjadi kunci utama bagi seorang wasit. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para wasit korfball di Badung mampu menjalankan tugasnya secara profesional dan sesuai standar yang berlaku.
"Keberadaan wasit yang berkualitas akan berdampak langsung terhadap mutu pertandingan. Pertandingan yang berjalan fair dan menarik diyakini dapat meningkatkan daya tarik masyarakat terhadap cabang olahraga korfball, sekaligus mendorong minat generasi muda untuk terlibat aktif," sebutnya.
Sementara itu, di tempat terpisah, Ketua Umum PKSI Badung Made Sutama menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia, khususnya perangkat pertandingan, menjadi salah satu prioritas organisasi. Dia menyebutkan, para wasit asal Badung akan secara bertahap diikutsertakan dalam pelatihan tingkat nasional. "Wasit-wasit dari Badung ini nantinya akan kami kirim mengikuti pelatihan di tingkat nasional, sehingga mereka bisa mendapatkan lisensi sebagai wasit nasional," ujar Made Sutama.
Dengan kepemilikan lisensi nasional, diharapkan wasit Badung tidak hanya mampu memimpin pertandingan di tingkat daerah, tetapi juga dipercaya pada ajang yang lebih tinggi, termasuk kejuaraan regional maupun nasional. Sebagai cabang olahraga baru, PKSI Badung juga menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat perkembangan korfball.
Made Sutama menyebutkan, pihaknya akan segera melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kabupaten Badung agar korfball lebih cepat dikenal dan diminati oleh kalangan pelajar serta masyarakat umum. "Kami melihat potensi korfball cukup besar, terutama di kalangan pelajar. Karena itu sosialisasi ke sekolah-sekolah menjadi langkah penting agar olahraga ini bisa berkembang lebih luas," pungkasnya. 7 dar
1
Komentar