Pansus TRAP Raih Jagran Achiever Award 2025
Dinilai Berkomitmen Jaga Alam dan Budaya Bali
MANGAPURA, NusaBali - Upaya DPRD Provinsi Bali menertibkan tata ruang sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya daerah kini mendapat sorotan dunia.
Melalui kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP), komitmen tersebut berbuah apresiasi internasional berupa Jagran Achiever Award 2025 dari Jagran Prakashan Ltd, salah satu grup media terbesar di India.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang Jagran Achiever Award 2025 yang digelar di Hotel Bintang Resort, Kuta, Badung, Sabtu (13/12) malam. Ketua Pansus TRAP DPRD Bali I Made Supartha dan Sekretaris Pansus TRAP Dr Somvir hadir sebagai tamu khusus dalam kegiatan bertaraf internasional tersebut. Jagran Prakashan Ltd dikenal sebagai salah satu grup media terbesar di India dengan jangkauan pembaca mencapai sekitar 30 juta orang per hari. Melalui ajang Jagran Achiever Award, media ini memberikan penghargaan kepada individu maupun organisasi yang dinilai memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan publik, serta kepemimpinan yang berdampak langsung di masyarakat.
Para penerima penghargaan datang dari beragam latar belakang, mulai dari kewirausahaan, inovasi dan kepemimpinan, pendidikan, hingga sektor kesehatan. Mayoritas penerima berasal dari wilayah India bagian utara dan dinilai memiliki dedikasi tinggi, meski tidak selalu tampil di ruang publik arus utama. Beberapa tokoh yang turut menerima penghargaan antara lain Sajjan Singh, Direktur Bairagi Builder, yang diapresiasi atas inovasi di bidang konstruksi sebagai pionir metode, material, dan teknologi bangunan. Selain itu, Mohit D, Direktur Devitya Ayurvedic Hospital, juga menerima penghargaan atas kontribusinya dalam layanan kesehatan yang dinilai unggul dan berkelanjutan.
Di tengah deretan penerima penghargaan tersebut, Pansus TRAP DPRD Bali menjadi satu-satunya institusi legislatif daerah yang mendapat apresiasi, khususnya atas kiprahnya menjaga tata ruang, kelestarian lingkungan, serta perlindungan budaya Bali dari ancaman pembangunan yang tidak sesuai aturan. Ketua Pansus TRAP DPRD Bali, I Made Supartha menyampaikan terima kasih atas undangan dan penghargaan yang diberikan kepada timnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja kolektif Pansus TRAP dalam menjaga Bali agar tetap lestari di tengah tekanan pembangunan.
“Saya sangat terhormat diundang dalam acara penting ini. Terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada kami Tim Pansus TRAP DPRD Bali. Keberadaan kami untuk menjaga alam dan budaya Bali agar tidak dirusak,” ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali ini.
Ia menambahkan, semangat yang diusung Pansus TRAP sejalan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan Jagran Prakashan dan para penerima penghargaan lainnya, yakni pengabdian nyata bagi tanah kelahiran dan masyarakat. Menurut Politisi asal Dajan Peken, Tabanan ini, Bali dan India juga memiliki kedekatan historis dan budaya yang kuat, terutama dalam nilai-nilai spiritual dan pelestarian tradisi. Sementara itu, Sekretaris Pansus TRAP DPRD Bali, Dr Somvir memaparkan filosofi masyarakat Hindu Bali yang menempatkan keseimbangan alam sebagai fondasi kehidupan. Ia juga menjelaskan kerja-kerja Pansus TRAP dalam menertibkan bangunan ilegal serta mendorong kepatuhan terhadap aturan tata ruang.
Ketua Fraksi Demokrat-NasDem DPRD Bali ini juga menekankan, pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, masyarakat adat, maupun pelaku usaha, untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Ajang Jagran Achiever Award 2025 dipandu oleh aktor Asha Fred dan turut dihadiri Ravindra Kumar, Vice Consul of Indian Embassy di Bali. Penghargaan ini menegaskan bahwa upaya menjaga alam, budaya, dan tata ruang Bali yang dilakukan Pansus TRAP DPRD Bali tidak hanya sekedar mendapat perhatian di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga diakui oleh komunitas internasional. 7 tr
Komentar