nusabali

WNA Tewas Terseret Arus Banjir di Tibubeneng

  • www.nusabali.com-wna-tewas-terseret-arus-banjir-di-tibubeneng

MANGUPURA, NusaBali - Seorang warga negara asing (WNA) berjenis kelamin perempuan ditemukan tewas tersangkut di bawah jembatan jalan menuju Perumahan Canggu Pertiwi (Jalan Krisnantara), Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung pada, Minggu (14/12) pagi sekitar pukul 04.40 Wita.

Korban yang belum diketahui identitasnya ini diduga hanyut bersama sepeda motornya ketika melintas di Jembatan Jalan Krisnantara, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung saat hujan deras melanda wilayah Badung dan Denpasar, Sabtu (13.12) malam atau Minggu dinihari kemarin. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) menerima laporan penemuan tersebut pada pukul 08.05 Wita dan segera mengerahkan tim dari kantor yang berlokasi di Jimbaran menuju lokasi kejadian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Nyoman Sidakarya mengatakan pihaknya menurunkan lima personel untuk melakukan evakuasi. Berdasarkan laporan awal, posisi korban berada di bawah dan tersangkut pada pipa gorong-gorong. 

“Sebanyak lima personel yang kami tugaskan melakukan evakuasi, menurut laporan bahwa posisi korban berada di bawah dan tersangkut pipa,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima Minggu kemarin. Proses evakuasi berlangsung cukup sulit lantaran ketinggian air saat itu mencapai sekitar pinggang orang dewasa. Kondisi hujan yang masih mengguyur lokasi menyebabkan debit air terus meningkat, sehingga tim SAR gabungan bersama warga setempat berupaya mengevakuasi korban secepat mungkin.

Saat ditemukan, jenazah diketahui mengenakan celana panjang berwarna hitam dan tidak mengenakan baju. Hingga kini identitas korban masih belum diketahui. 

Jenazah diangkut ambulans dari TKP ke RSUP Prof Ngoerah. -IST 

“Pada pukul 10.30 Wita, jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUP Prof IGNG Ngoerah Denpasar menggunakan ambulans PMI Kabupaten Badung untuk penanganan lebih lanjut,” tambahnya.

Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, Minggu siang kemarin mengungkapkan sebelum ditemukan, korban diketahui mengendarai sepeda motornya melintasi Jalan Krisnantara, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Minggu dinihari sekitar pukul 01.10 Wita. Saat itu, hujan deras menyebabkan genangan dan arus kuat di sekitar jembatan. 

“Korban diduga menerobos genangan banjir dan terseret arus bersama sepeda motornya,” ujar Aiptu Inastuti. Hingga akhirnya, korban ditemukan sekitar pukul 04.40 Wita, setelah debit air sungai mulai surut. Jenazah korban ditemukan di bawah jembatan jalan menuju Perumahan Canggu Pertiwi, Desa Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, dalam kondisi meninggal dunia. Posisi tubuh korban tersangkut di antara dinding jembatan dan kayu yang terbawa arus dan mengganjal di bawah jembatan.

Penemuan mayat WNA terseret arus itu pun langsung direspon tim gabungan Basarnas Provinsi Bali, BPBD Provinsi Bali, serta personel Polres Badung dan Polsek Kuta Utara. Total sebanyak 22 personel diturunkan mengevakuasi jenazah korban. Evakuasi jenazah baru berhasil dilakukan sekitar pukul 10.40 Wita. Sementara itu, kendaraan korban belum bisa dievakuasi dikarenakan terjepit dinding jembatan dan debit air yang masih tinggi. 

Sementara itu, jenazah korban kemudian dibawa menuju kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah, Denpasar menggunakan mobil ambulans PMI Kabupaten Badung. “Korban seorang WNA berjenis kelamin perempuan. Namun, untuk identitas lengkapnya belum kami ketahui karena saat ditemukan tidak ada identitas diri yang melekat pada korban. Petugas masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna mengetahui identitas dan tempat tinggal korban,” papar Inastuti. 7 cr80, ol3

Komentar