nusabali

Usaha Akomodasi dan Mamin Dongkrak Bali

  • www.nusabali.com-usaha-akomodasi-dan-mamin-dongkrak-bali

Sektor pariwisata yang menjadi andalan Bali ditopang dengan penyediaan udaha akomodasi dan turunannya, terutama makanan dan minuman.

DENPASAR, NusaBali

Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makanan Minuman (Mamin) memberi kontribusi dominan terhadap pertumbuhan perekonomian Bali. Hal itu mengacu pada angka pertumbuhan ekonomi Bali, dalam triwulan ketiga  (Juli-September) 2017, maupun per hitungan triwulan yang sama pada tahun 2016.  Di kedua sesi perhitungan tersebut, Lapangan Usaha  Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum yang sharingnya mendominasi pertumbuhan perekonomian Bali.

Pada triwulan III 2017, ekonomi Bali tumbuh 6,22 persen. Namun agak melambat jika dibanding  periode sama triwulan III 2016, yang tumbuh 6,61 persen. Dari hitungan tersebut terungkap  Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, mencatat pertumbunan tertinggi yakni 10,71 persen.

Kabid Integrasi Pengolahan Data dan Desiminasi Statistik BPS Provinsi Bali Kadek Agus Wirawan  menjelaskan Senin (6/11) di Kantor BPS Provinsi Bali di Denpasar.  “Ekonomi Bali di triwulan ketiga (2017) masih didominasi Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,” ujar Agus Wirawan.

Dikatakan  distribusi Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 23,43 persen terhadap struktur PDRB Bali menurut lapangan usaha. Disusul distribusi Lapangan Usaha Pertanian , Kehutanan dan Perikanan sebesar 14,25 persen.

Dijelaskan Agus Wirawan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum memiliki sumber pertumbuhan tertinggi 2,12 persen, disusul Perdagangan Besar dan Eceran 0,86 persen, Konstruksi 0,75 persen serta pertanian Kehutanan dan Perikanan 0,66 persen.

Dominasi sektor Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, dikatakan Agus Wirawan memang berkaitan  dengan perekonomian Bali yang dominan bersandar pada sektor pariwisata. Penyediaan usaha akomodasi dan makan minum tersebut, kata Agus Wirawan kan memang dominan kebutuhan sektor wisata, mulai dari hotel, restoran dan lainnya.

Tidak hanya dalam hitungan triwulan III (2016) dan triwulan 2017 atau year on year (y-on-y), Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum mendominasi, tetapi dalam hitungan triwulan per triwulan  (q to q ) 2017 hal tersebut tetap menunjukkan ‘keunggulan’ Lapangan Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum. Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum pada triwulan III memiliki sumber pertumbuhan tertinggi yakni 1,07. Baru disusul Transportasi dan Pergudangan sebesar 0,47 persen, Perdagangan Besar dan Eceran 0,35 persen, Pertanian Kehutanan dan Perikanan 0,32 persen.

Diperkirakan Agus Wirawan, Usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum akan tetap mendominasi perekonomian Bali ke depan. “Kalau melihat trendnya selama ini, kita percaya usaha ini (penyediaan akomodasi dan makan minum) akan tetap dominan,”  jelas Agus Wirawan. *k17

Komentar