Korban Banjir di Kecamatan Manggis Terima Bantuan Sembako
AMLAPURA, NusaBali - Sebanyak 35 Kepala Keluarga (KK) korban banjir di 3 desa yakni Desa Antiga, Antiga Kelod dan Gegelang, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem mendapatkan bantuan sembako.
BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Karangasem yang langsung menyalurkan paket sembako untuk meringankan beban korban.
Bantuan diserahkan, di Banjar Pangitebel, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Karangasem, Sabtu (13/12). “Semua bencana telah tertangani, selain banjir, tanah longsor dan dampak pohon tumbang,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa di Amlapura, Sabtu (13/12).
Sebelumnya banjir terjadi di Banjar Pangitebel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Kamis (11/12). Sebanyak 18 rumah milik warga sempat terendam akibat meluapnya air Tukad (Sungai) Betel. Begitu juga di Banjar Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, sebanyak 17 rumah sempat terendam. Banjir juga terjadi di Banjar Bengkel, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, dan di Banjar/Desa Gegelang, Kecamatan Manggis.
Walaupun banjir hanya terjadi sekitar 2 jam namun sempat menggenangi akses jalan Amlapura-Denpasar, sedangkan rumah-rumah warga sempat tergenang karena dapat kiriman air hujan.
Dampak banjir di Banjar/Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, menyebabkan terjadi pohon tumbang menimpa palinggih milik I Komang Gede Suarjana. Selain itu, banjir mengakibatkan rusaknya bangunan piasan, palinggih surya, dan gedong kemulan. “Bencana bisa diatasi atas bantuan anggota TNI-Polri, anggota BPBD, perangkat desa, staf Camat Manggis dan masyarakat,” ujar Arimbawa.
Sementara Perbekel Antiga I Wayan Madra Arsana mengatakan sampai saat ini tidak ada warga yang mengungsi. “Ada genangan di pemukiman, di dataran rendah akibat air hujan, tetapi tidak sampai ada warga yang ngungsi. Beda dengan banjir sebelumnya, terjadi genangan cukup lama hingga tiga minggu, akibat air sungai Betel meluap,” ujar Madra. k16
Komentar