Jembatan Merah PKB Jadi Titik Rawan Utama Keamanan
SEMARAPURA, NusaBali - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kabupaten Klungkung bersama TNI, Polri, dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) memusatkan perhatian pengamanan pada kawasan Jembatan Merah di area pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) Klungkung. Jembatan Merah PKB dinilai sebagai titik rawan gangguan keamanan karena kerap dipakai balapan liar.
Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra SE, menegaskan pentingnya deteksi dini dan koordinasi lintas sektor untuk menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat (kamtibmas) menyongsong dua momentum besar di akhir tahun. Dalam rapat teknis antisipasi kerawanan daerah dan pemetaan potensi konflik sosial di Ruang Rapat Bupati Klungkung, Kamis (11/12), Wabup Tjok Surya menyatakan meskipun secara historis situasi di Klungkung kondusif, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama.
Wabup Tjok Surya menegaskan tidak boleh lengah. Ada titik rawan yang harus menjadi atensi bersama yaitu Jembatan Merah di area pembangunan PKB Klungkung. “Area ini berpotensi dimanfaatkan oknum untuk aktivitas yang bisa mengganggu kamtibmas. Sinergi antara seluruh aparat keamanan dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujar Wabup Tjok Surya. Rapat teknis diikuti FKUB, TNI/Polri, dan instansi lintas sektor. Perwakilan dari Kodim 1610/Klungkung, Pasi Ops Kapten Inf Ketut Joni, menyampaikan kesiapan Kodim mendukung pengamanan, termasuk menyiagakan personel dan patroli bersama aparat terkait untuk mengantisipasi kerawanan wilayah.
Polres Klungkung juga memperkuat kesiapsiagaan melalui berbagai langkah nyata. Jajaran kepolisian telah melaksanakan Operasi Cipta Kondisi Agung 2025, termasuk sidak tempat hiburan malam dan pemeriksaan kendaraan di sepanjang Bypass Ida Bagus Mantra, hingga patroli rutin di Jembatan Merah. Langkah-langkah ini merupakan bentuk intensifikasi pengamanan untuk mencegah gangguan kamtibmas, penyalahgunaan minuman keras ilegal, dan peredaran barang berbahaya menjelang Nataru.
Kapolres Klungkung, AKBP Alfons WP Letsoin SIK, menekankan kesiapan pengamanan tidak hanya melalui patroli rutin, juga operasi pencegahan yang ditingkatkan di titik-titik rawan. Jajaran Polres juga mengintensifkan pengoperasian pos-pos pengamanan dan pos pelayanan di berbagai titik strategis untuk respons cepat terhadap berbagai potensi gangguan. Selama masa Nataru, kepolisian secara khusus menggelar Operasi Lilin Agung dari 20 Desember 2025-2 Januari 2026. 7 k24
1
Komentar