nusabali

Warga Wanagiri Hilang Sehari, Ditemukan Lemas di Semak-Semak

  • www.nusabali.com-warga-wanagiri-hilang-sehari-ditemukan-lemas-di-semak-semak

SINGARAJA, NusaBali - Seorang warga Banjar Dinas Bhuanasari, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Made Suardana Yasa alias Kadek Dunung, 50, dilaporkan hilang dan ditemukan dalam kondisi lemas dan linglung.

Pria tersebut hilang pada Selasa (9/12) sore dan ditemukan Rabu (10/12) tertelungkup di semak-semak tanaman setelah dilakukan pencarian oleh aparat desa dan warga.

Kasi Humas Polres Buleleng Iptu Yohana Rosalin Diaz membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan pencarian dilakukan sejak keluarga melapor secara lisan bahwa korban tak kunjung pulang sejak Selasa sore. “Meski belum ada laporan resmi yang masuk, Bhabinkamtibmas bersama pihak keluarga langsung melakukan pencarian begitu korban tidak pulang hingga malam. Upaya pencarian dilanjutkan pagi hari dan akhirnya korban berhasil ditemukan dalam keadaan lemas,” ujar Iptu dia dikonfirmasi Kamis (11/12).

Korban diketahui bekerja sebagai petani pekebun sekaligus penjaga pos tiket objek wisata Twin Waterfall di kawasan Wanasrama Camping Ground, Wanagiri. Ia terakhir terlihat pada Selasa pagi saat beraktivitas di lokasi tersebut. Keluarga mulai cemas ketika hingga pukul 15.00 Wita korban tak juga pulang. Motor Yamaha Jupiter MX DK 2218 UW miliknya ditemukan terparkir di area hutan dan perkebunan. 

Warga kemudian melakukan pencarian hingga menjelang tengah malam. Namun karena kondisi semakin gelap dan suhu dingin, pencarian terpaksa dihentikan. Pagi harinya, Bhabinkamtibmas Wanagiri, Aipda I Komang Restika Yadnya bersama Perbekel, Bendesa Adat, Kadus Bhuanasari, dan warga kembali melanjutkan upaya pencarian.

 “Sekitar pukul 09.30 Wita korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di semak-semak tanaman kecicang. Kondisinya lemas dan bingung sehingga langsung dievakuasi menggunakan mobil APV menuju Puskesmas Sukasada II,” jelas Iptu Yohana.

Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa korban sedang menghadapi persoalan internal keluarga, yang diduga kuat memicu ia meninggalkan lokasi kerja dan tidak pulang. Iptu Yohana menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan kerjasama semua pihak dalam pencarian tersebut. “Kami mengapresiasi peran aktif keluarga, perangkat desa, dan warga dalam proses pencarian. Sinergi seperti ini sangat penting untuk keselamatan masyarakat,” pungkasnya.7 mzk

Komentar