nusabali

Dekat Perbatasan dengan Bangli, SDN 4 Sembiran Direhab Total

Siswa Sementara Belajar di Ruang Darurat

  • www.nusabali.com-dekat-perbatasan-dengan-bangli-sdn-4-sembiran-direhab-total

SINGARAJA, NusaBali - SDN 4 Sembiran, Desa Sembiran, Kecamatan Tejakula, yang berada dekat dengan wilayah perbatasan Buleleng-Bangli, kini direhab total melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali.

Proyek rehabilitasi yang sempat terkendala pengiriman material ini dikebut agar tuntas akhir Desember.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata mengungkapkan, SDN 4 Sembiran merupakan sekolah yang berada di titik perbatasan. Secara domisili, beberapa siswa dan orangtua masih ber-KTP Desa Satra, Kecamatan Kintamani, Bangli.

Sekolah ini menerima bantuan rehab enam ruang kelas, pembangunan toilet, ruang UKS, serta pengadaan meubelair melalui DAK dengan total anggaran Rp 1,04 miliar lebih. Tambahan bantuan dari BKK Provinsi Bali juga turun untuk pembangunan senderan dan penyengker senilai Rp 30,72 juta.

Surya Bharata menyebut SDN 4 Sembiran direkomendasikan langsung oleh Kementerian berdasarkan data dapodik, kebutuhan ruang, serta ketersediaan lahan. Saat ini sekolah memiliki 93 siswa dengan hanya satu unit toilet, sehingga penambahan fasilitas sanitasi dinilai mendesak.

Selama proses rehab, aktivitas belajar tetap berjalan menggunakan ruang kelas darurat yang dibuat dari triplek dan beratap seng. Tiga ruang darurat tersebut dipakai dengan sistem double shift agar siswa tetap bisa belajar. “Musim hujan memang jadi tantangan, tapi pembelajaran tidak terganggu,” ujar Surya Bharata.

Progres fisik saat ini masih di bawah 70 persen. Kendala utama adalah distribusi material karena lokasi sekolah berada di daerah puncak. “Sekarang material sudah lengkap. Kami sarankan penambahan pekerja agar finishing bisa dikejar, terutama pemasangan plafon, keramik, dan pengecatan,” kata Surya Bharata.

Meski mepet, ia optimistis pengerjaan bisa rampung akhir Desember. Selain SDN 4 Sembiran, 58 sekolah lainnya di Buleleng juga menjalani revitalisasi. Seperti SDN 3 Tista tahun ini memperoleh bantuan Rp 988 juta lebih. Bantuan tersebut mencakup rehab tiga ruang kelas, pembangunan ruang administrasi, ruang UKS, toilet, serta pengadaan meubelair. Progres di SDN 3 Tista disebut lebih cepat karena penyelesaian atap sudah tuntas dan pembangunan fasilitas tambahan telah berjalan.

Surya Bharata menegaskan revitalisasi tahun ini memang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar sarana pendidikan, mengingat penerimaan bantuan PKS berlangsung bertahap hingga tahap empat. “Strateginya, atap kami tuntaskan dulu. Setelah itu pekerjaan bagian bawah bisa diselesaikan lebih cepat,” tegas dia.7 k23

Komentar