nusabali

Empat Bus Sekolah Baru Siap Beroperasi di 2026

Denpasar Selatan Jadi Fokus Layanan

  • www.nusabali.com-empat-bus-sekolah-baru-siap-beroperasi-di-2026

DENPASAR, NusaBali - Layanan bus sekolah gratis di Kota Denpasar akan diperkuat dengan penambahan empat armada baru yang direncanakan mulai beroperasi pada tahun ajaran baru 2026.

Empat armada tambahan tersebut diproyeksikan untuk melayani wilayah Denpasar Selatan (Densel), yang selama ini belum terjangkau secara optimal.

Kepala UPTD Pelayanan Transportasi Darat Dinas Perhubungan Kota Denpasar I Wayan Ambara Antara, menjelaskan saat ini program bus sekolah telah didukung oleh 14 armada, terdiri atas 13 unit operasional dan satu unit cadangan. Armada tersebut melayani wilayah Denpasar Utara (Denut), Denpasar Timur (Dentim), serta sebagian Denpasar Barat (Denbar).

“Tahun ini terdapat penambahan empat armada yang masih dalam proses pengadaan administrasi. Rinciannya, tiga unit berasal dari APBD Kota Denpasar dan satu unit merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan,” ujar Ambara, Rabu (10/12).

Dia menambahkan, saat ini keempat armada tersebut masih dalam tahap pengurusan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Jika seluruh proses berjalan lancar, bus sekolah tambahan itu akan mulai dioperasikan pada tahun ajaran baru mendatang.

Rencana pengoperasian layanan bus sekolah di Denpasar Selatan, lanjut Ambara, masih akan melalui tahapan sosialisasi serta kajian teknis, khususnya terkait kondisi lalu lintas. Kemacetan di sejumlah ruas jalan menjadi perhatian utama agar rute yang dilayani tetap efektif dan tidak menghambat mobilitas siswa.

“Wilayah Densel karakter lalu lintasnya berbeda. Ini yang sedang kami pelajari agar layanan nantinya benar-benar aman dan optimal bagi siswa,” jelasnya.

Untuk layanan yang berjalan saat ini, 13 armada bus sekolah melayani sekitar 995 hingga 1.045 siswa setiap hari. Bus beroperasi mulai pukul 06.00 Wita hingga 19.00 Wita. Jumlah siswa yang terlayani harian bersifat fluktuatif, dipengaruhi oleh aktivitas tambahan sekolah serta tingkat kehadiran siswa.

Setiap armada, kata Ambara, dapat melakukan tiga hingga empat kali perjalanan dalam satu shift, baik untuk keberangkatan maupun penjemputan, tergantung jarak dan trayek yang dilayani. Pada jam sibuk pagi hari, satu bus bahkan mampu melayani hingga empat kali perjalanan.

“Pukul 06.00 pagi sudah mulai berangkat. Sampai pukul 08.00 satu bus bisa beberapa kali rute, tergantung trayeknya. Begitu juga pada shift siang untuk siswa yang masuk sekolah siang,” ucapnya.

Ambara mengakui tingginya animo masyarakat terhadap layanan bus sekolah gratis ini belum sepenuhnya dapat diakomodasi. Hingga saat ini, tercatat sekitar 400 siswa telah mendaftar namun belum terlayani akibat keterbatasan armada.

Pendaftaran layanan bus sekolah akan kembali dibuka menjelang tahun ajaran baru dan dilakukan secara daring melalui laman bit.ly/Formbussekolahdps. Sistem pendaftaran online ini diterapkan sebagai bentuk transparansi, dengan prinsip pendaftar tercepat berpeluang lebih dahulu mendapatkan layanan.

Terkait aplikasi Si Buset yang sebelumnya dirancang sebagai sarana akses informasi bus sekolah, Ambara menyebutkan aplikasi tersebut saat ini masih dalam tahap pembaruan.

“Aplikasi ini dibuat pada 2017 dengan sistem Android lama sehingga tidak kompatibel dengan banyak ponsel saat ini. Saat ini sudah kami perbarui dan masih dalam proses verifikasi di Play Store,” tandasnya. 7 mis

Komentar