Sejumlah Gereja di Denpasar Matangkan Persiapan Nataru
DENPASAR, NusaBali - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, sejumlah gereja di Denpasar mulai mematangkan berbagai persiapan untuk memastikan pelaksanaan ibadah berjalan lancar, tertib, dan aman bagi seluruh umat.
Ketua Panitia Natal dan Tahun Baru Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar Norman Sorudale, mengatakan bahwa persiapan fisik seperti pemasangan kursi dan tenda sudah mulai dilakukan. “Setiap tahun selalu ada lonjakan umat saat puncak Nataru. Tahun ini kami menyediakan 7.500 bangku dan kursi, serta menambah 3.000 kursi untuk antisipasi,” ujarnya, Rabu (10/12) siang.
Untuk mengurai kerumunan, pihak gereja telah membagi jadwal misa. Misa Malam Natal pada 24 Desember 2025 akan digelar pukul 15.00 Wita, 18.30 Wita, dan 22.00 Wita. Sementara itu, Misa Natal pada 25 Desember berlangsung pukul 06.30 Wita, 09.30 Wita, 15.00 Wita, dan 18.00 Wita. Adapun ibadah malam Tahun Baru pada 31 Desember dilaksanakan satu kali, yakni pukul 18.00 Wita dan Tahun Baru 1 Januari 2026 dilaksanakan dua kali pada pukul 08.00 Wita dan 18.00 Wita.
Dari sisi keamanan, pihak gereja telah berkoordinasi dengan Polda Bali. Pemeriksaan area gereja dan sterilisasi oleh aparat keamanan akan dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pantauan di Gereja Katedral Denpasar pada Rabu kemarin, selain mengantisipasi jumlah jemaat, panitia juga menata dekorasi Natal. Tahun ini, Katedral Denpasar menggunakan 3.500 botol plastik bekas berukuran 750 ml sebagai bahan utama hiasan pohon Natal. “Ini sekaligus untuk mendaur ulang dan mengurangi penggunaan plastik. Antusiasme umat sangat tinggi dalam pengumpulan botol,” kata Norman.
Tema perayaan tahun ini adalah ‘Mewujudkan Gereja Sinodal melalui Keluarga, Sekami, OMK, dan KBG yang Solid dan Soliter’. Norman juga mengimbau umat untuk menaati tata tertib, termasuk berpakaian rapi, datang tepat waktu, mengikuti arahan petugas, tidak membawa barang berukuran besar, serta segera meninggalkan area gereja setelah ibadah untuk menghindari penumpukan.
Sementara itu, Gereja Reformed Injili Indonesia (GRII) Denpasar yang berlokasi di kompleks Sudirman juga tengah mempersiapkan ibadah Nataru. Christian Pangku, staf Sekretariat GRII, menyebut bahwa dekorasi, liturgi, dan petugas penatalayan sudah disiapkan. “Untuk keamanan, kami sudah berkoordinasi dengan Polda Bali terkait pengaturan parkir, lalu lintas, dan tata tertib,” ucapnya.
GRII akan menggelar satu kali ibadah Malam Natal pada 24 Desember pukul 18.00 Wita disertai relay Natal atau siaran langsung agar jemaat dapat mengikuti ibadah secara virtual. Pada Hari Raya Natal 25 Desember, kebaktian akan digelar pukul 09.00 Wita.
Christian menyebut bahwa lonjakan jemaat selalu terjadi setiap tahun. “Biasanya sekitar 200 jemaat, namun saat Nataru bisa mencapai lebih dari 300 jemaat. Tantangan kami adalah keterbatasan tempat duduk dan area parkir,” katanya. Dia berharap jemaat tetap menaati peraturan sehingga perayaan dapat berlangsung khidmat dan membawa damai bagi semua. 7 cr81
Komentar