Rapat Perdana DPD Hanura Bali Penuh Antusiasme, Pengurus Baru Tampilkan Semangat Kebangkitan
DENPASAR, NusaBali.com – Rapat resmi perdana pengurus DPD Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Bali Periode 2025–2030 yang digelar di Sekretariat DPD Hanura Bali, Jalan Imam Bonjol Denpasar, Minggu (7/12/2025), berlangsung penuh antusiasme. Sebanyak 40 dari 57 pengurus hadir, sementara sisanya berhalangan karena berada di luar Bali atau menjalankan kewajiban adat.
Pertemuan ini menjadi momentum perkenalan resmi seluruh pengurus yang baru ditetapkan DPP, sekaligus konsolidasi awal sebelum agenda-agenda besar partai dimulai. Ruangan rapat sempat beberapa kali riuh oleh tepuk tangan, terutama saat sesi perkenalan yang menghadirkan banyak wajah baru dari berbagai profesi.
Ketua DPD Hanura Bali, Gde Wirajaya Wisna, menyebut rapat perdana ini sebagai bukti bahwa Hanura Bali memiliki “nafas baru” menuju pemantapan organisasi.
“Antusiasme pengurus luar biasa. Banyak yang baru pertama kali masuk parpol, tapi semangatnya justru paling tinggi. Ini tanda bahwa Hanura Bali sedang memasuki fase kebangkitan,” ujar Wirajaya, Rabu (10/12).
Beberapa pengurus baru yang sebelumnya bukan kader partai politik mendapat sorotan karena pernyataan mereka yang spontan dan jujur.
“Saya sadar perjuangan harus ada wadah. Itu sebabnya saya ada di sini,” ujar pengurus baru dengan latar belakang advokat.
Sementara seorang pengurus dari kalangan UMKM mengaku bergabung setelah merasa Hanura memberi ruang setara bagi kader baru.
“Saya datang bukan untuk mencari posisi. Saya ingin belajar dan bekerja. Semoga kehadiran saya bisa menambah warna Hanura,” ujarnya disambut tepuk tangan.
Wirajaya menilai keragaman latar belakang tersebut menjadi kekuatan utama kepengurusan saat ini. “Kita punya akademisi, pengacara, pekerja seni, wirausaha, hingga generasi muda. Komposisi ini bukan hanya lengkap, tetapi juga solid,” tegasnya.
Sekretaris DPD Hanura Bali, Wayan Buda Parwata, menggambarkan rapat perdana ini sebagai momentum penting menghidupkan mesin organisasi yang baru.
“Ini bukan sekadar rapat. Ini seperti menghidupkan mesin baru. Tenaganya besar, soliditasnya kuat, dan semuanya bergerak dengan niat baik,” ujar WB Parwata.
Anggota DPRD Kabupaten Klungkung ini juga menyoroti tingkat kehadiran yang tinggi pada pertemuan perdana ini. “Ini awal sangat baik, yang tidak bisa hadir pun alasannya jelas, banyak yang sedang di luar Bali atau menjalankan acara adat,” katanya.
Rapat perdana yang juga dihadiri oleh Bendahara DPD Megawati ini sekaligus menjadi ajang pemaparan visi-misi, arah kebijakan, hingga persiapan pelantikan DPD–DPC. Mengingat sebagian besar pengurus merupakan wajah baru baik di Hanura maupun di panggung politik, pertemuan berjalan dengan suasana penuh tanya-jawab, harapan, dan rasa kekeluargaan.
“Kita akan bergerak cepat. Konsolidasi ini langkah awal menuju penguatan struktur dan persiapan menghadapi tahapan Pemilu 2029,” papar Wirajaya.
Meski berlangsung sederhana, rapat perdana ini meninggalkan kesan kuat mengenai soliditas Hanura Bali. Energi baru yang muncul dari berbagai latar belakang profesi diyakini akan menjadi modal penting dalam membesarkan organisasi ke depan.
1
Komentar