Seleksi Sekda Denpasar, Eddy Mulya Raih Nilai Tertinggi
DENPASAR, NusaBali - Tahapan akhir seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, yakni presentasi dan wawancara selesai dilakukan di Lantai III BKPSDM Provinsi Bali, Selasa (9/12).
Dari empat kandidat hanya tiga yang mengikuti proses ini karena satu kandidat, yakni Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kota Denpasar Ida Bagus Alit Adhi Merta tidak bisa mengikuti tahap asesmen.
Ketiga pejabat yang saat ini memegang peran strategis di lingkungan Pemkot Denpasar yang lolos dalam penilaian asesmen, yakni Kepala Bapenda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya yang kini sebagai Penjabat (Pj) Sekda Denpasar meraih nilai tertinggi dari kandidat lainnya dengan poin 87,15. Sementara peraih nilai kedua Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, Luh Putu Kusumawati dengan nilai 82,25, dan perolehan nilai ketiga Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar, I Wayan Budha dengan nilai 77,55.
Ketua Panitia Seleksi (Pansel) yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali, I Wayan Budiasa menjelaskan dalam seleksi akhir ini setiap peserta memaparkan makalah selama 15 menit, dilanjutkan pendalaman 30 menit, sehingga total 45 menit per calon. Menurutnya, seluruh kandidat mampu mempresentasikan materi dengan baik sesuai mekanisme seleksi.
“Proses presentasi dan wawancara telah berjalan dengan bagus. Hasil seleksi akan diumumkan secara resmi malam ini, termasuk peringkat nilai (kemarin, red),” ujar Budiasa. Dia menambahkan, pada awal pembukaan pendaftaran terdapat empat pelamar. Namun, satu orang tidak dapat melanjutkan ke tahapan presentasi dan wawancara yakni Ida Bagus Alit Adhi Merta karena tidak hadir dalam tahapan lainnya sehingga tersisa tiga kandidat yang lolos mengikuti seluruh rangkaian asesmen.
Tiga nama tersebut selanjutnya akan diajukan kepada Walikota Denpasar selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk proses penetapan lanjutan hingga pelantikan. “Sekda akan diajukan sesuai ketentuan, dilakukan konsultasi dan pelaporan kepada gubernur. Waktu pelantikan bersifat relatif,” jelasnya. Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Wayan Sudiana menyampaikan bahwa setelah pengumuman malam ini, Pansel akan melaporkan tiga terbaik kepada Walikota Denpasar pada esok hari (hari ini, red).
Tahap berikutnya adalah permintaan pertimbangan teknis ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Setelah ada pertimbangan selanjutnya Walikota Denpasar akan menunjuk satu nama dari tiga nama yang lolos. Setelah ada penunjukan nama tersebut akan dikoordinasikan dengan Gubernur Bali, yang selanjutnya dilakukan penetapan dan pelantikan. “Setelah Walikota menerima laporan Pansel akan diajukan ke BKN untuk meminta pertimbangan setelah itu, akan dipilih satu calon untuk dikonsultasikan ke Gubernur. Waktu pelantikan menyesuaikan ketersediaan waktu Walikota, kemungkinan akhir Desember atau awal Januari 2026,” kata Sudiana.
Dia menambahkan, alur ini mirip dengan pengisian jabatan inspektur yang melalui manajemen talenta dan memerlukan rekomendasi Dirjen Kemendagri, serta konsultasi gubernur. "Kemungkinan juga pelantikan akan berbarengan dengan Kepala Inspektorat (inspektur) yang saat ini sudah memasuki tahap pertimbangan BKN," ujarnya Sudiana.
Sebelumnya empat kandidat resmi dinyatakan lolos seleksi administrasi dan rekam jejak, dan sudah bersiap mengikuti tahapan lanjutan berupa asesmen kompetensi.
Keempat kandidat tersebut terdiri atas pejabat yang saat ini memegang peran strategis di lingkungan Pemkot Denpasar, yakni I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Kepala Bapenda Kota Denpasar dan Pj Sekda, Ida Bagus Alit Adhi Merta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kota Denpasar, Luh Putu Kusumawati, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Denpasar, dan I Wayan Budha, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar. Namun pada seleksi tahap akhir Ida Bagus Alit Adhi Merta, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Setda Kota Denpasar tidak bisa mengikuti seleksi. 7 mis
1
Komentar