nusabali

Konjen Australia Dukung Perempuan Bali Lawan Kekerasan Gender di Ruang Digital

  • www.nusabali.com-konjen-australia-dukung-perempuan-bali-lawan-kekerasan-gender-di-ruang-digital

DENPASAR, NusaBali.com – Konsulat Jenderal Australia di Bali menaruh perhatian terhadap kekerasan berbasis gender yang dihadapi perempuan di ruang digital. Fenomena ini harus dilawan.

Untuk itu, Konsul Jenderal Jo Stevens mengundang 22 perempuan di Bali untuk mendapatkan pelatihan terkait kekerasan yang dihadapi kaum perempuan di ruang digital. Mereka juga dilatih kiat aman bagi perempuan berselancar di jagat maya.

“Kita tahu bahwa ketika perempuan tidak mendapatkan hak, kekuasaan, dan kesempatan yang sama, hal itu menciptakan lingkungan di mana kekerasan ditoleransi, dinormalisasi, atau dibiarkan begitu saja,” ujar Stevens.

Stevens berharap, para perempuan yang bergabung dalam pelatihan ini dapat memahami ancaman kekerasan gender sekaligus langkah-langkah melindungi diri. Ia juga mengajak perempuan Bali bersama mendukung para penyintas dan bergerak mengakhiri kekerasan gender dalam berbagai bentuk.

“Bersama kita berupaya untuk mengakhiri kekerasan berbasis gender dalam segala bentuknya,” tegas Stevens.

Sementara itu, kegiatan interaktif yang berlangsung di Gedung Konjen Australia, Jalan Tantular Nomor 32, Niti Mandala, Denpasar ini menghadirkan mentor Nyoman Ayu Sukma Pramestisari. Ia adalah sosiolog sekaligus akademisi di Universitas Udayana (Unud).

Pelatihan ini dalam rangka kampanye global 16 Hari Aktivisme Melawan Kekerasan Berbasis Gender 2025 yang memfokuskan pada kekerasan gender di ruang digital. Kampanye ini didukung oleh Yayasan R.O.L.E melalui program Bali WISE yang memberdayakan perempuan melalui pendidikan keterampilan. *rat

Komentar