Desa Adat Darmasaba Swadaya Perbaiki Beji Pasca Banjir, Kekurangan Dana Pembangunan Senderan
Darmasaba
Taman Beji
Senderan
Banjir
Banjir Bandang
DAS Ayung
Tukad Ayung
Bencana Alam
Panglukatan
Pura Dalem
BPBD
Jitupasna
Hibah Kabupaten Badung
MANGUPURA, NusaBali.com – Desa Adat Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Badung kini tengah kesulitan mencari sumber pendanaan untuk pembangunan senderan Beji Pura Dalem selepas diterjang banjir bandang Tukad Ayung, September lalu.
Pada peristiwa yang bertepatan dengan Hari Suci Pagerwesi itu, Beji Pura Dalem Desa Adat Darmasaba yang berada di atas DAS Ayung, Banjar Cabe, tersapu banjir bandang. Tempat ‘pemandian’ Ida Bhatara tersebut mengalami kerusakan parah sehingga harus dibangun kembali.
“Palinggih dan beji kami perbaiki mandiri dari kas Desa Adat Darmasaba senilai Rp100 juta karena sudah mepet dengan pujawali Pura Dalem—supaya dapat dilaksanakan melasti di beji,” ungkap Suardana ketika ditemui di sela persiapan pujawali Pura Dalem, Selasa (9/12/2025).
Palinggih dan area inti beji kini telah tertata murni dengan dana Desa Adat Darmasaba. Namun, yang masih menjadi PR adalah senderan penyangga area beji dan kawasan di sekitarnya yang belum dapat dibangun karena keterbatasan dana.
Tanpa adanya senderan tersebut, dikhawatirkan areal beji rusak lagi begitu debit air meningkat karena intensitas hujan yang tinggi menjelang akhir tahun ini. Selain itu, akses jalan menuju beji yang curam juga belum disangga senderan sejak dibuka pertengahan tahun 2023 silam.
Kata Suardana, pertengahan 2023, Kodim 1611/Badung melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-117 membantu membuka dan membangun akses jalan menuju pura dan beji di atas DAS Ayung. Akses baru tersebut memudahkan warga karena kini dapat dilalui kendaraan bermotor dari jaba sisi Pura Dalem.
“Sekarang kami sedang memutar otak bagaimana agar senderan dapat dibangun. Karena desa adat kami ini tidak memiliki pasar, jadi sumber pendapatan asli satu-satunya adalah LPD,” ungkap Suardana.
Kata Bendesa asal Banjar Cabe ini, tim BPBD Badung telah turun melakukan pengecekan dan pengukuran. Dari hasil survei tersebut, dana yang timbul adalah Rp15 juta—sedangkan Desa Adat Darmasaba telah menghabiskan Rp100 juta dan memerlukan sekitar Rp400 juta lagi untuk pembangunan senderan.
Sementara itu, selain sebagai genah pasucian Ida Bhatara, Beji Pura Dalem Desa Adat Darmasaba ini juga dimanfaatkan warga setempat maupun lintas desa untuk melaksanakan panglukatan. Kebanyakan yang datang membawa motivasi agar memperoleh kesembuhan maupun karena wangsit. *rat
“Palinggih dan beji kami perbaiki mandiri dari kas Desa Adat Darmasaba senilai Rp100 juta karena sudah mepet dengan pujawali Pura Dalem—supaya dapat dilaksanakan melasti di beji,” ungkap Suardana ketika ditemui di sela persiapan pujawali Pura Dalem, Selasa (9/12/2025).
Palinggih dan area inti beji kini telah tertata murni dengan dana Desa Adat Darmasaba. Namun, yang masih menjadi PR adalah senderan penyangga area beji dan kawasan di sekitarnya yang belum dapat dibangun karena keterbatasan dana.
Tanpa adanya senderan tersebut, dikhawatirkan areal beji rusak lagi begitu debit air meningkat karena intensitas hujan yang tinggi menjelang akhir tahun ini. Selain itu, akses jalan menuju beji yang curam juga belum disangga senderan sejak dibuka pertengahan tahun 2023 silam.
Kata Suardana, pertengahan 2023, Kodim 1611/Badung melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-117 membantu membuka dan membangun akses jalan menuju pura dan beji di atas DAS Ayung. Akses baru tersebut memudahkan warga karena kini dapat dilalui kendaraan bermotor dari jaba sisi Pura Dalem.
“Sekarang kami sedang memutar otak bagaimana agar senderan dapat dibangun. Karena desa adat kami ini tidak memiliki pasar, jadi sumber pendapatan asli satu-satunya adalah LPD,” ungkap Suardana.
Kata Bendesa asal Banjar Cabe ini, tim BPBD Badung telah turun melakukan pengecekan dan pengukuran. Dari hasil survei tersebut, dana yang timbul adalah Rp15 juta—sedangkan Desa Adat Darmasaba telah menghabiskan Rp100 juta dan memerlukan sekitar Rp400 juta lagi untuk pembangunan senderan.
Sementara itu, selain sebagai genah pasucian Ida Bhatara, Beji Pura Dalem Desa Adat Darmasaba ini juga dimanfaatkan warga setempat maupun lintas desa untuk melaksanakan panglukatan. Kebanyakan yang datang membawa motivasi agar memperoleh kesembuhan maupun karena wangsit. *rat
Komentar