nusabali

Amorim Puji Mason Mount, MU Libas Wolves 4-1 di Tengah Protes Penonton

  • www.nusabali.com-amorim-puji-mason-mount-mu-libas-wolves-4-1-di-tengah-protes-penonton

WOLVERHAMPTON, NusaBali.com – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memuji peran Mason Mount sebagai figur pemimpin setelah tampil gemilang dalam kemenangan 4-1 atas Wolverhampton Wanderers di Stadion Molineux, Senin (8/12/2025) atau Selasa subuh di Indonesia. Mount dinobatkan sebagai Man of the Match dalam laga yang diselimuti aksi protes suporter tuan rumah.

MU sempat tersendat setelah Jean-Ricner Bellegarde menyamakan skor tepat sebelum jeda, membalas gol pembuka Bruno Fernandes. Namun, berbeda dari hasil imbang 1-1 melawan West Ham pekan lalu, Setan Merah tampil lebih efektif di babak kedua. Bryan Mbeumo, Mount, dan Fernandes mencetak gol tambahan yang memastikan tiga poin.

Amorim menilai timnya tampil jauh lebih disiplin setelah turun minum. "Setelah gol pertama kami sedikit ceroboh dan memberi harapan kepada lawan. Namun di ruang ganti mereka memahami bahwa semuanya bisa dimenangkan. Tempo dan kualitas di babak kedua sangat baik," ujar Amorim dikutip ESPN.

Sang pelatih menyoroti kontribusi Mount yang dinilai lengkap dan konsisten dalam laga yang disaksikan 30.338 penonton tersebut. 

"Dia bisa bertahan, bisa menyerang, dan kualitas setiap sentuhannya sangat baik. Dia tipe pemimpin yang memberi contoh, selalu menjaga sikap dan profesionalisme tanpa memandang situasi," kata Amorim.

Kemenangan ini membawa MU naik ke posisi enam klasemen, sementara Wolves masih terpuruk tanpa kemenangan dalam 15 pertandingan dan baru mengumpulkan dua poin.

Ketegangan juga terjadi di tribun. Banyak suporter Wolves baru memasuki stadion pada menit ke-15 sebagai bentuk protes terhadap pemilik klub, Fosun, dan chairman Jeff Shi. Chant bernada penolakan menggema sepanjang laga.

Pelatih Wolves, Rob Edwards, mengakui situasi semakin berat bagi timnya.

"Ini malam yang sangat sulit. Saya paham frustrasi suporter karena sudah enam bulan kami tidak menang. Para pemain berusaha, tapi kurang percaya diri sehingga tidak bisa menunjukkan kemampuan terbaik," ujarnya.

Komentar