BPBD Bantu Korban Tersambar Petir
AMLAPURA, NusaBali - Korban tersambar petir di Banjar Tanah Aron, Desa Bhuana Giri, Kecaman Bebandem, Karangasem, Rabu (3/12), I Kadek Devandra Saputra, 8, dapat santunan Pemkab Karangasem melalui BPBD Karangasem.
Bantuan lain juga berupa perbaikan rumah, perbaikan tempat suci, sarana prasarana perekonomian, dan satuan penguatan ekonomi dalam satu paket usulan dalam 15 proposal untuk korban lain.
“Secara administrasi telah kelar, tinggal menunggu transfer bantuan ke rekening masing-masing,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Karangasem Ida Ketut Arimbawa kepada NusaBali di ruang kerjanya, Jalan Nenas Amlapura, Senin (8/12).
Disebutkan, sesuai Peraturan Bupati Karangasem Nomor 16 tahun 2025, tentang Pedoman Pemberian Bantuan Sosial, yang tidak dapat direncanakan sebelumnya untuk korban bencana atau musibah.
Dalam Perbup ada ketentuan, untuk santunan meninggal Rp 15 juta, menderita cacat fisik permanen Rp 20 juta, menderita luka berat Rp 10 juta, penguatan ekonomi akibat bencana Rp 1,5 juta- Rp 5 juta, perbaikan sarana dan prasarana Rp 7,5 juta -15 juta, perbaikan rumah masyarakat Rp 7,5 juta-Rp 15 juta, dan sebagainya.
Mengenai bantuan perbaikan rumah sarana dan prasarana umum, katanya tergantung tingkat kerusakan.
Ida Ketut Arimbawa mengatakan, telah memproses usulan 15 proposal, seluruh tahapan administrasi tuntas, ditandatangani calon penerima, tinggal menunggu transfer bantuan sosial.
Dari 15 proposal itu, satu proposal untuk santunan duka cita, 4 proposal perbaikan rumah masyarakat, 4 proposal perbaikan tempat suci, 4 proposal sarana dan prasarana dan 2 proposal penguatan ekonomi.
Korban meninggal akibat bencana alam disambar petir, dapat bantuan santunan Rp 15 juta. Kata Ida Ketut Arimbawa, sedapat mungkin warga agar tetap waspada terutama memasuki musim hujan. Sebab, hal-hal kecil berakibat fatal, seperti dialami korban I Kadek Devandra Saputra dan sepupunya I Kadek Agus Nanta Purnama, disambar petir saat bermain di bawah pohon mangga, sambil bermain HP.
Saat itu, petir menyambar pohon mangga selanjutnya listrik dengan cepat mengalir ke bawah menyebabkan kedua korban terpental dan pinsan.
Kedua korban langsung dilarikan ke RS BaliMed Amlapura. Korban I Kadek Agus Nanta malam itu bisa pulang, sedangkan I Kadek Devandra Saputra dinyatakan meninggal dan dikuburkan, Sukra Umanis Langkir, Jumat (5/12).
Di bagian lain, Perbekel Bhuana Giri I Nengah Diarsa mengapresiasi atas perhatian dari BPBD Karangasem, sehingga santunan untuk korban terealisasi.
Setidaknya katanya santunan itu, bisa meringankan beban keluarga korban, buat biaya upacara. “Saya mengapresiasi atas bantuan pemerintah melalui BPBD Karangasem,” ujar Perbekel Diarsa. Dia berharap, semoga musibah itu tidak terulang untuk di mana pun.7k16
Komentar