nusabali

Sebanyak 28 Tenant Kini Mengisi GYS

  • www.nusabali.com-sebanyak-28-tenant-kini-mengisi-gys

DENPASAR, NusaBali - Aktivitas ekonomi di Graha Yowana Suci (GYS) atau Pasar Suci mulai menunjukkan geliat positif.

Gedung yang sempat lama tidak termanfaatkan tersebut kini telah terisi oleh 28 tenant, dengan tingkat kunjungan yang positif.

Anggota Pokja Pengembangan Ekonomi Kreatif GYS Agung Eko Dananjaya, Senin (8/12), mengatakan seluruh area tenant di GYS kini telah terisi. Sebanyak 9 tenant menempati lantai 1A, 15 tenant di lantai 1B, dan 4 tenant di lantai 2A.

Sementara lantai 2B difokuskan sebagai ruang pelaksanaan even yang digelar secara terjadwal. Menurut Eko Dananjaya, mayoritas pengunjung GYS berasal dari kalangan anak muda yang memanfaatkan lokasi tersebut sebagai tempat berkumpul dan nongkrong bersama teman.

Selain itu, tidak sedikit pula masyarakat yang datang untuk makan siang. “Tenant yang ada menawarkan beragam produk, mulai dari kopi, makanan ringan dan berat, rujak, pakaian, hingga buku,” ujarnya.

Selain melayani pengunjung secara langsung, para tenant juga memanfaatkan platform aplikasi penjualan makanan daring untuk memperluas jangkauan pemasaran. Keberadaan berbagai even yang digelar di GYS, seperti e-sport dan pertunjukan musik termasuk peluncuran karya musik, turut memberikan dampak terhadap peningkatan penjualan bagi sebagian tenant.

Pengaruhnya tergantung jenis event yang diselenggarakan. Ada tenant yang cukup terdampak positif, ada juga yang tidak terlalu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Pasar GYS Anak Agung Ketut Ngurah Suardana, menjelaskan hingga saat ini biaya sewa tenant masih digratiskan. Para pedagang hanya dikenakan biaya operasional pedagang (BOP) dengan potongan sekitar 50 persen.

Besaran BOP ditetapkan Rp 40.000 per meter persegi per bulan bagi tenant di lantai 1A dan 1B, serta Rp 32.000 per meter persegi per bulan untuk tenant di lantai 2A. Luasan tenant bervariasi, mulai dari 15 meter persegi atau 5 meter x 3 meter, dengan estimasi biaya sekitar Rp 600.000 per bulan.

Sementara luasan terbesar mencapai 155,52 meter persegi atau 21,6 meter x 7,2 meter yang berada di lantai 2A, dengan estimasi biaya operasional sekitar Rp 4,9 juta per bulan. 7 mis

Komentar