Pemuda Ditemukan Tewas Gantung Diri
MANGUPURA, NusaBali - Warga di sebuah kos-kosan, Jalan Raya Seminyak, Kelurahan Seminyak, Kecamatan Kuta, Badung, mendadak geger pada Minggu (7/12) sekitar pukul 06.04 Wita.
Seorang pria berinisial FPJT, 22, ditemukan tewas tergantung di dalam kamar mandi. Leher korban asal Kota Ambon, Provinsi Maluku itu terjerat ikan pinggang yang terikat pada sebuah pipa air panas (water heater). Belum diketahui persis penyebab korban tewas, namun dugaan sementara korban mengakhiri hidupnya dengan cara ulah pati (bunuh diri).
Kasi Humas Polresta Denpasar, Kompol I Ketut Sukadi, Senin (8/12) siang, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh kekasihnya yang tinggal sekamar berinisial HJG, 17. Perempuan asal Australia ini mendapati korban dalam kamar mandi sudah tergantung menggunakan ikat pinggang yang terikat pada pipa air panas. Mendapati korban tergantung, saksi pun panik dan langsung berteriak.
“Mendengar teriakan saksi, pemilik kos I Nyoman Edi Busan Artha dan warga kos lainnya langsung menuju kamar korban dan mendapat korban tergantung dan sudah tidak bernyawa, mereka kemudian menghubungi pihak kepolisian,” jelas Kompol Sukadi.
Menerima laporan tersebut, Tim Identifikasi Polresta Denpasar bersama Polsek Kuta langsung mendatangi lokasi. Petugas menemukan korban tergantung pada pipa air panas menggunakan ikat pinggang warna hitam. Dari hasil pemeriksaan terhadap jenazah korban, tidak ditemukan tanda kekerasan fisik lainnya dan bekas jeratan di leher sesuai dengan alat yang digunakan. Jenazah korban selanjutnya dibawa menuju kamar jenazah RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar.
“Dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri. Hal ini sesuai dengan kondisi jenazah saat ditemukan, alat yang digunakan, serta tidak ditemukan tanda kekerasan lainnya selain bekas jeratan di leher,” ujarnya.
Namun Kompol Sukadi menegaskan tim terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi, mendalami keterangan saksi, serta menunggu hasil pemeriksaan lengkap dari rumah sakit. “Penyelidikan tetap dilanjutkan untuk memastikan tidak adanya unsur lain yang berhubungan dengan peristiwa tersebut sambil menunggu hasil pemeriksaan medis dari RSUP Prof dr IGNG Ngoerah Denpasar, serta pendalaman terhadap saksi-saksi,” katanya. 7 cr80
Komentar