nusabali

Garda Festival 2025 Hidupkan Talenta Muda

Barong Buntut hingga Makendang Tunggal Beraksi di Wantilan Poh Gading

  • www.nusabali.com-garda-festival-2025-hidupkan-talenta-muda

DENPASAR, NusaBali.com – Karang Taruna Buana Santi, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, menggelar Garda Festival 2025 yang diisi rangkaian lomba seni Bapang Barong Buntut, Makendang Tunggal, lomba menyanyi, serta lomba mewarnai pada 22–23 November 2025. Seluruh kegiatan dipusatkan di Wantilan Desa Adat Poh Gading, Denpasar Utara, dan berlangsung meriah dengan antusias ratusan peserta serta penonton.

Kemeriahan festival juga didukung kolaborasi dengan sejumlah komunitas seni dan pendukung kegiatan, di antaranya YS Bali, Matanai, serta Yong Sagita.

Ketua Karang Taruna Buana Santi Desa Ubung Kaja, I Kadek Angga Dwi Prasetya Putra yang akrab disapa Dekpo (25), menjelaskan kegiatan ini merupakan agenda tahunan Karang Taruna yang telah berjalan untuk ketiga kalinya. Festival digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda, sejalan dengan kepanjangan GARDA: Gelora Aksi Kreativitas Pemuda.

“Pemilihan lomba bapang barong dan makendang tunggal karena peminatnya sangat tinggi. Banyak bibit-bibit muda bermunculan di bidang seni ini. Melalui Garda Festival, kami ingin memberi wadah agar seniman muda Bali bisa mengasah skill dan kemampuannya,” ujar Dekpo.

Festival ini dibuka dan diresmikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kota Denpasar, serta dihadiri Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, perwakilan instansi terkait, para lurah dan perbekel se-Kecamatan Denpasar Utara, serta perangkat Desa Ubung Kaja.

Jumlah peserta tahun ini cukup tinggi. Lomba Bapang Barong Buntut diikuti 17 pasang peserta, lomba mewarnai diikuti 40 peserta, dan lomba menyanyi sebanyak 15 peserta.

Untuk penjurian Makendang Tunggal, panitia menghadirkan I Kadek Suryantara Asmara Putra, S.Sn., M.Sn. (Dek Shaolin) dan Nyoman Adi Swarna, S.Sn. (Mang Ope). Sementara juri Bapang Barong Buntut terdiri dari I Gede Radiana Putra, S.Sn., M.Sn. (Deradi Singapadu) dan Putu Bagus Wisnawa (Tude Barong).

Dekpo menjelaskan, sistem lomba bapang barong pada event ini menggunakan format berpasangan, tetapi penilaian tetap dibedakan per kategori antara Bapang Barong Buntut dan Makendang Tunggal. “Kategori Barong Buntut biasanya diikuti oleh anak-anak, dan antusiasmenya luar biasa tinggi,” ungkap alumni Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali.

Ia mengaku bangga melihat perkembangan seni tradisi Bali saat ini. Anak-anak usia SD hingga SMA sudah sangat mahir memainkan kendang tunggal dan membawakan peran juru bapang, dengan kualitas penyajian yang tak kalah dari seniman dewasa.

“Seringnya event seperti ini digelar tentu menumbuhkan semangat adik-adik untuk terus berkarya dan melestarikan seni budaya Bali. Harapan kami, Garda Festival mampu mendorong generasi muda, khususnya di Desa Ubung Kaja, terlibat aktif dalam pelestarian seni bapang barong dan makendang tunggal,” ujarnya.

Selain lomba bapang barong dan makendang tunggal, Garda Festival juga menghadirkan lomba mewarnai tingkat SD dan lomba menyanyi se-Desa Ubung Kaja. Seluruh kegiatan tersebut ditujukan sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya sejak dini serta melahirkan calon-calon seniman muda Bali yang berbakat.

Dekpo menambahkan, panitia akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap teknis pelaksanaan kegiatan tahun ini agar Garda Festival ke depan dapat digelar dengan konsep yang lebih matang serta memberikan kontribusi lebih besar bagi masyarakat Desa Ubung Kaja.

“Kita tetap menjaga akar tradisi, sekaligus mengikuti perkembangan zaman, termasuk pemanfaatan media digital sebagai bentuk baru pelestarian seni dan budaya Bali,” pungkasnya. *m03

Hasil Lomba

Barong Buntut

Juara I I Dewa Putu Raditya Pratama
Juara II I Gede Radit Dananjaya
Juara III I Putu Darma Ardita
Harapan I I Made Nata Arya Adi Putra
Harapan II I Kadek Tio Tastra Premana
Harapan III I Made Ghani Maheswa Semara


Makendang Tunggal

Juara I I Putu Rory Artha
Juara II I Komang Ngurah Saget Wiguna Adinata
Juara III I Kadek Adhi Khrisna

Harapan I Ni Komang Meilana Puspita Dewi
Harapan II I Putu Aryasatya Jaya Wistara
Harapan III I Made Ditri Wijaya


 

Komentar