nusabali

Start Awal, ST Yowana Dhika Bidik Karya Maksimal untuk Kasanga Festival 2026

  • www.nusabali.com-start-awal-st-yowana-dhika-bidik-karya-maksimal-untuk-kasanga-festival-2026

DENPASAR, NusaBali.com – ST Yowana Dhika, Banjar Kerandan, Denpasar Barat, mulai tancap gas menggarap ogoh-ogoh untuk menyambut Tahun Baru Caka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026 mendatang. Proses pembuatan dimulai lebih awal agar hasil karya bisa lebih matang menghadapi Kasanga Festival.

Arsitek ogoh-ogoh, Anak Agung Ngurah Surya Mahendra Putra, yang ditemui Jumat (21/11/2025), mengatakan proses awal pengerjaan dimulai pada Umanis Galungan. Gung Surya menegaskan bahwa start dini memberi ruang lebih leluasa untuk berproses.

“Kami mulai pembuatan ogoh-ogoh sejak Umanis Galungan. Tahun ini kami menggarap dua tokoh karakter dengan konstruksi permanen. Start awal ini membuat kami bisa maksimal dan benar-benar siap menyambut Kesanga Festival 2026,” ujar alumni Fakultas MIPA Universitas Udayana Prodi Fisika ini.

Untuk Banjar Kerandan, anggaran ogoh-ogoh setiap tahun berkisar Rp30–40 juta. “Astungkara, tidak lebih dan tidak kurang. Kami sesuaikan dengan kemampuan banjar,” tambahnya.

Gung Surya berharap perayaan tahun depan berlangsung aman, lancar, dan tanpa gangguan cuaca. Ia menyoroti sederet kejadian tahun ini, seperti pembunuhan, perundungan, hingga bencana alam yang berdampak pada aktivitas masyarakat.

“Semoga tahun 2026 cuaca mendukung, tidak ada halangan, dan ada evaluasi yang lebih baik. Kami butuh aksi nyata, bukan hanya harapan,” tegasnya.

Tahap berikutnya adalah proses ngelas besi atau pembentukan rangka yang dimulai setelah Hari Raya Kuningan, tepatnya 30 November 2025. Targetnya, pada Januari 2026 progres ogoh-ogoh sudah mencapai 50–60 persen sehingga tidak kelabakan menjelang penilaian.

“Kami ingin berproses dengan lebih tenang agar hasilnya maksimal,” tutupnya. *m03

Komentar