nusabali

SMPN di Karangasem Gelar Tes Sumatif Manual

  • www.nusabali.com-smpn-di-karangasem-gelar-tes-sumatif-manual

AMLAPURA, NusaBali - SMP negeri di Karangasem menggelar tes sumatif untuk semester I secara manual. Materi soal dibuat sekolah sendiri dari sebelumnya disusun MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran). Banyak sekolah telah memiliki komputer tetapi enggan menggelar tes sumatif secara online.

Kasek SMPN 2 Amlapura Komang Wirawan mengatakan, jika tes sumatif secara online gunakan komputer, tidak memungkinkan karena siswanya cukup banyak. "Kembali tes sumatif secara manual," jelas Kadek Wirawan kepada NusaBali di sela-sela memantau pelaksanaan tes sumatif di SMPN 2 Amlapura, Jalan Sudirman, Amlapura, Jumat (5/12).

SMPN 2 Amlapura memiliki 1.395 siswa merupakan jumlah siswa terbanyak di Karangasem, berlaku belajar dengan dua shift. Jika tes sumatif secara online gunakan HP, kata Wirawan, agak sulit karena soalnya panjang-panjang.

Tes sumatif cara manual dengan persiapan diawali membuat soal, mencetak, dan mengawasi dari guru bersangkutan, kemudian memeriksa lembar jawaban satu persatu. Beda dengan online, tidak perlu cetak tes, dan tidak perlu periksa lembar jawaban karena telah sistem yang mengatur.

Kata Wirawan, tes sumatif bukan semata-mata memberikan nilai akhir pada siswa, melainkan mengevaluasi sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Penilaiannya cukup banyak, mulai dari pengertian, tujuan, jenis dan manfaat lebih luas. "Jadi tes sumatif merupakan pencapaian akhir siswa, mengukur tingkat pencapaian akhir," jelasnya.

Di bagian lain, Kasek SMPN 1 Abang I Gusti Bagus Putra juga mengatakan, tes sumatif tidak lagi memanfaatkan MGMP untuk susun soal. Sebab, menyusun dan mencetak soal telah ada dana BOS (biaya operasional sekolah). "Sangat riskan melibatkan organisasi, jika satu dan dua orang tidak setuju, nanti bisa berdampak lain. Makanya diputuskan agar materi soal dibuat di sekolah, dilaksanakan di sekolah dan diperiksa di sekolah," jelas Bagus Putra.

SMPN 1 Abang memiliki 767 siswa, terbagi 23 rombongan belajar, pelaksanaan tes sumatif dibagi dua shift. "Secara teknis tidak ada kendala pelaksanaan tes sumatif," katanya.

Kasek SMPN 5 Abang I Nyoman Susanta, yang memiliki360 siswa, juga mengatakan materi soal dibuat di sekolah, tidak lagi melibatkan MGMP. "Tes sumatif, pelaksanaannya mulai Senin (8/12)," jelas Susanta.

Sedangkan di SMPN 3 Selat, menurut Kasek I Komang Gede Sudarsana, tes sumatif walau secara manual, dengan menggunakan tes cetak, tetapi diperiksa secara digital. "Nanti diperiksa secara digital, kunci jawaban discanner, selanjutnya lembar jawaban siswa dimasukkan satu persatu, langsung muncul nilai," jelas Komang Gede Sudarsana.

Materi soal, katanya, dibuat pihak sekolah  dengan memanfaatkan dana dari BOS (bantuan operasional sekolah). Di Karangasem ada 34 SMP Negeri, 5 SMP swasta, 2 MTs, 11 SMP Negeri Satu Atap, 5 SMP Terbuka, dan 1 SMP Luar Biasa.7k16

Komentar