Minibus Angkut Wisman China Terguling
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga disebabkan pengemudi yang mengalami microsleep sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi
DENPASAR, NusaBali
Kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tunggal terjadi di akses keluar Tol Benoa, Jalan Raya Pelabuhan Benoa KM 12, Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Denpasar, Jumat (5/12) pagi pukul 08.30 Wita. Sebuah minibus Isuzu Elf bernopol DK 7728 GA yang membawa 13 warga negara asing (WNA) asal China terguling setelah menabrak tiang lampu pada pembatas jalan. Kecelakaan ini diduga karena sopir mobil travel berinisial ML,43, mengemudikan bus dalam kondisi mengantuk hingga membuat bus tersebut hilang kendali lalu menabarak tiang lampu pada pembatas jalan.
Akibat kecelakaan ini sopir bus mengalami luka pada bagian kepala sementara 12 penumpang WNA asal China, yakni ZP, perempuan, 37; DS, perempuan, 54; ZM, perempuan, 30; ZX, perempuan, 33; DH, perempuan, 34; CC, perempuan, 29; JP, perempuan, 35; PY, laki-laki, 4; ZH, laki-laki, 41; HB, laki-laki, 27; CR, laki-laki, 27; dan PP, laki-laki, 30 serta satu tour guide, P, laki-laki, 33, mengalami luka ringan. Sementara satu WNA berinisial, LX, perempuan, 30 tidak mengalami luka.
"Kita sudah melakukan evakuasi dan olah TKP. Para penumpang dan sopir sudah dibawa menuju RS Bali Mandara Sanur dan RS Siloam," kata Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, Jumat siang kemarin. Kompol Yusuf menjelaskan bahwa sebelum kejadian mobil minibus itu bergerak dari arah selatan menuju utara dengan mengambil lajur paling kanan (lajur cepat). Mendekati TKP, sopir ML tiba-tiba mengantuk sehingga mobilnya hilang kendali, oleng ke kanan, menabrak lampu jalan pada pembatas jalan, dan akhirnya terguling.
"Dari keterangan sopir, ia mengemudi dalam kondisi mengantuk hingga membuat mobilnya hilang kendali ke sebelah kanan dan menabrak tiang lampu pada pembatas jalan hingga akhirnya terguling. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat, murni kecelakaan tunggal," beber Kompol Yusuf. Menerima laporan adanya kecelakaan tersebut, Satlantas Polresta Denpasar langsung mendatangi TKP dengan melakukan identifikasi penyebab kecelakaan serta membantu mengevakuasi para korban.
Petugas juga mengatur arus lalu lintas yang sempat terganggu kurang lebih dua jam akibat insiden tersebut. "Mobil minibus yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi dari jalan dan arus lalu lintas sudah normal kembali. Dari informasi sementara, para penumpang ini berangkat dari sebuah hotel di Nusa Dua, Kecamatan Kuta Selatan, Badung hendak melakukan perjalanan wisata arung jeram. Saat ini para korban belum bisa memberikan keterangan lengkap karena masih melakukan perawatan," tuturnya.
Sementara Asst Manager Risk Quality Management & Corporate Communication Officer PT Jasamarga Bali Tol (JBT), I Wayan Purwajaya mengatakan berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga disebabkan pengemudi yang mengalami microsleep sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi. “Dugaan sementara pengemudi mengalami microsleep sehingga kendaraan menabrak tiang PJU dan terguling,” tuturnya.
Purwajaya memastikan seluruh penumpang langsung mendapatkan pertolongan. Sebanyak empat korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bali Mandara, sementara sembilan lainnya dibawa ke Rumah Sakit Siloam untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Selama proses evakuasi, Lajur 2 dan Lajur 3 ditutup sementara guna memperlancar penanganan di lokasi kejadian, sedangkan Lajur 1 tetap dapat dilalui kendaraan. Petugas gabungan dari pengelola tol dan Polisi Jalan Raya (PJR) Induk VI juga dikatakan telah melakukan pengamanan di lokasi serta pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
“Tim kebersihan PT JBT juga kamu terjunkan untuk memastikan area kejadian aman dan bersih sebelum seluruh lajur kembali dibuka pada pukul 09.57 Wita,” ujarnya. Purwajaya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh pelanggan Jalan Tol selama proses penanganan berlangsung. Pihaknya mengimbau seluruh pengguna Jalan Tol Bali Mandara untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan mematuhi batas kecepatan guna menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman. “Bagi pengendara informasi terkini kondisi lalu lintas dapat diakses melalui kanal resmi PT JBT, termasuk Call Center 14080, aplikasi Travoy, dan Instagram resmi kami,” jelasnya. 7 cr80, ol3
Komentar