Polres Bandara Waspada Terorisme dan Narkoba
MANGUPURA, NusaBali - Menjelang akhir tahun, aparat Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai meningkatkan pengamanan Bandara Ngurah Rai. Penyelundupan narkoba dan terorisme jadi atensi utama pengamanan di objek vital tersebut.
Pengawasan terhadap penumpang, pegawai, dan sopir taksi pun ditingkatkan. Selain itu Polres Bandara Ngurah Rai bersama Angkasa Pura I juga merancang sejumlah langkah-langkah bila nanti terjadi peningkatan penumpang yang signifikan. Salah satunya adalah rekayasa lalu lintas. Persiapan ini dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dari pengamanan akhir tahun 2024 yang lalu.
Saat ini Polres Bandara Ngurah Rai tengah menggelar Operasi Cipkon Agung 2025. Operasi ini akan dimatangkan dalam Operasi Lilin Agung yang akan digelar menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Walaupun kita hanya melaksanakan imbangan operasi, tanggung jawab kita tidak boleh berkurang. Bandara Ngurah Rai ini adalah pintu masuk utama Pulau Bali, sehingga setiap personel harus meningkatkan kewaspadaan serta kesiapan dalam memberikan rasa aman menjelang Natal dan Tahun Baru,” ungkap Wakapolres Bandara, Kompol I Nengah Sudiarta, Jumat (5/12).
Menurut perkiraan intelijen, ungkap Wakapolres, akan terjadi peningkatan aktivitas masyarakat yang datang maupun pergi melalui Bandara Ngurah Rai. “Oleh karea itu saya tekankan agar seluruh anggota bekerja sesuai SOP, tetap humanis, dan menjaga nama baik institusi Polri,” tambahnya.
Operasi Cipkon Agung 2025 sendiri bersifat terbuka, dengan prioritas utama pada kegiatan preemtif dan preventif, serta didukung oleh penegakan hukum dan bantuan operasi. Operasi ini berlangsung selama delapan hari, mulai 3 hingga 10 November 2025, di seluruh jajaran Polda Bali.
Tujuan utama dari pelaksanaan operasi ini adalah menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman dan kondusif menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus menekan tindak pidana serta gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.7 pol
Komentar