nusabali

Tukar Botol Jadi Saldo, Coca-Cola Ajak Bali Peduli Daur Ulang

  • www.nusabali.com-tukar-botol-jadi-saldo-coca-cola-ajak-bali-peduli-daur-ulang

MANGUPURA, NusaBali.com – Coca-Cola Indonesia bersama sejumlah mitra kembali menggelar program pengumpulan dan daur ulang botol plastik PET bertajuk “Recycle Me”. Program yang telah memasuki tahun kelima ini dilaksanakan bersama Grab, PT Amandina Bumi Nusantara, Yayasan Mahija Parahita Nusantara, serta BenihBaik.com.

Senior Director of Public Affairs, Communications, and Sustainability PT Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, Jumat (5/12/2025), mengatakan program tersebut memberikan apresiasi kepada konsumen yang mendaur ulang botol plastik. Coca-Cola Indonesia juga menyumbangkan Rp1.000 untuk setiap botol PET yang terkumpul guna mendukung para “pahlawan daur ulang” atau pemulung melalui BenihBaik.com dan Yayasan Mahija Parahita Nusantara.

“Kami ingin mengajak masyarakat berkontribusi langsung mengurangi limbah kemasan sekaligus membantu para pemulung yang menjadi garda terdepan dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Program berlangsung mulai 27 November 2025 hingga 27 Februari 2026 dan menyasar konsumen di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, serta Bali (Badung). Masyarakat dapat menukarkan minimal 12 botol PET kosong dari produk Coca-Cola apa pun dengan saldo OVO. Sebanyak 23 ribu peserta pertama juga berkesempatan memperoleh subsidi biaya kirim dan bonus saldo OVO.

Untuk mengikuti program, konsumen cukup mendaftar melalui situs resmi Recycle Me, kemudian mengirimkan botol bekas ke pusat pengumpulan Mahija menggunakan layanan GrabExpress.

Tahun 2025, program ini memperluas jangkauannya melalui kemitraan dengan Yayasan Mahija Parahita Nusantara dan BenihBaik.com, khususnya dalam mendukung pengembangan keterampilan pemulung serta pelatihan pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan.

“Setelah dikumpulkan, botol PET dikirim ke Collection Center Mahija, kemudian diproses oleh PT Amandina Bumi Nusantara menjadi rPET untuk diproduksi kembali sebagai botol baru,” jelas Triyono.


Chairwoman Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Ardhina Zaiza, menyebut pihaknya mendorong pendekatan sosial dan kemitraan lintas sektor agar proses pengumpulan PET menjadi lebih inklusif.

“Hasil donasi dari program Recycle Me tak hanya melestarikan lingkungan, tetapi juga membantu pekerja informal memperoleh keterampilan baru dan tambahan pendapatan melalui pengolahan sampah,” ujarnya.

Sementara itu, CEO & Founder BenihBaik.com Andy F. Noya menegaskan kolaborasi ini membuktikan kepedulian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan sosial.

“Recycle Me tidak hanya mendukung pengumpulan plastik secara bertanggung jawab, tetapi juga memperkuat mata pencaharian para pemulung sebagai bagian penting dari ekosistem pengelolaan sampah di Indonesia,” katanya.

Managing Director PT Amandina Bumi Nusantara Hasan Hambali menyatakan sebagai fasilitas daur ulang dalam ekosistem Coca-Cola, pihaknya berkomitmen mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular.

“Setiap botol yang terkumpul kami proses menjadi material rPET berkualitas tinggi untuk produksi botol baru. Kolaborasi multipihak ini diharapkan menciptakan dampak lingkungan yang lebih besar,” jelasnya.

Grab Indonesia sebagai mitra program turut menyediakan layanan logistik melalui GrabExpress. Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia Rivana Mezaya mengatakan, dukungan ini sejalan dengan target Grab mencapai zero packaging waste in nature pada 2040.

“Kerja sama seperti Recycle Me melibatkan masyarakat secara langsung untuk mempercepat transisi menuju sistem yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Pada pelaksanaan tahun ini, tersedia 12 pusat pengumpulan botol PET, terdiri atas 9 lokasi di Jabodetabek, 1 di Bandung, 1 di Semarang (Jalan Kranjang), dan 1 di Badung, Bali. *may

Komentar