nusabali

Rumah Dua Lantai di Gitgit Terbakar

  • www.nusabali.com-rumah-dua-lantai-di-gitgit-terbakar

Sejumlah barang mulai dari peralatan rumah tangga hingga cengkeh ludes dilalap si jago merah.

SINGARAJA, NusaBali
Sebuah rumah permanen dua lantai milik Nengah Budiyadnya, 79, di Banjar Dinas Perenan Bunut, Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng, terbakar pada Selasa (2/12) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.00 Wita ini menimbulkan kerugian mencapai Rp500 juta

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan kejadian tersebut. “Kebakaran ini menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp500 juta,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (3/12) pagi

Kebakaran pertama kali diketahui ketika penghuni rumah berteriak minta tolong setelah melihat api membesar di bagian atas rumah. Teriakan itu didengar oleh Komang Sumiathi, 51, warga setempat tetangga korban. Saat keluar rumah, Sumiathi melihat kobaran api sudah menyala di sisi timur atap rumah dua lantai tersebut. 

Sumiathi segera memanggil anaknya dan menginformasikan kejadian itu kepada para tetangga. “Warga langsung bergerak membantu melakukan pemadaman dengan alat seadanya sambil menghubungi Polsek Sukasada, Damkar, dan PLN,” jelas Iptu Yohana.

Rumah yang terbakar berukuran 11 meter x 8 meter dengan atap genteng. Sejumlah barang mulai dari peralatan rumah tangga hingga cengkeh ludes. Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 Wita dan langsung melakukan pemadaman.

Api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 01.00 Wita. Besarnya kobaran api serta material rumah yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana, mengungkapkan hasil investigasi awal pihaknya. “Kebakaran terjadi karena korsleting listrik,” ungkapnya.7 mzk

Komentar