Sebagian Besar Wilayah Bali Diguyur Hujan
BMKG Minta Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem
MANGUPURA, NusaBali - Memasuki awal Desember 2025, sebagian besar wilayah Bali dipastikan telah memasuki musim hujan.
Hal ini disampaikan Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar, Luh Nyoman Didik Tri Utami berdasarkan pembaruan terakhir per 30 November 2025.
Tri Utami menjelaskan, hampir seluruh wilayah Bali sudah mengalami peralihan ke musim hujan, kecuali sebagian kecil wilayah Buleleng, Karangasem, dan Klungkung yang masih berada pada masa peralihan. “Berdasarkan update terakhir, sebagian besar wilayah Bali telah memasuki musim hujan. Hanya sebagian kecil wilayah di Buleleng, Karangasem, dan Klungkung yang belum sepenuhnya masuk musim hujan,” ujar Tri Utami, Selasa (2/12).
Dia menyebut intensitas hujan yang saat ini terjadi di Bali berada pada kisaran hujan ringan hingga lebat. Curah hujan juga sudah terjadi secara merata di berbagai wilayah. Pengukuran curah hujan dilakukan melalui sejumlah alat otomatis seperti AAWS, ARG, dan AWS, serta pengamatan langsung di beberapa stasiun meteorologi. Dari data empat stasiun pengamatan, yakni Stamet Ngurah Rai - Badung, Stageof Sanglah - Denpasar, Pos Pengamatan Kahang-Kahang - Karangasem dan Staklim Bali - Negara, tercatat curah hujan tertinggi sepekan terakhir sebesar 72,4 mm (kategori lebat) di Stageof Sanglah pada 23 November 2025 lalu.
Tri Utami menambahkan, hujan di Bali saat ini dapat terjadi kapan saja, baik pagi, siang, malam, maupun dini hari. Namun dalam beberapa hari terakhir, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat lebih dominan terjadi pada siang hingga malam hari. Selain hujan, kondisi angin juga terpantau cukup signifikan. Saat ini arah angin umumnya berhembus dari selatan hingga barat. Kecepatan maksimum angin tercatat mencapai 22 knot di Stamet Ngurah Rai pada 26 November 2025. Sementara itu, dalam tiga hari terakhir, kecepatan angin di empat stasiun pengamatan berada pada rentang 4 hingga 16 knot.
Untuk kondisi perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang lebih dari dua meter berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan di sejumlah wilayah perairan, diprakirakan terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Perairan Selatan Pulau Bali dan Selat Lombok bagian selatan. “Dalam tiga hari ke depan masih terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Bali dan gelombang di atas 2 meter di perairan selatan Bali,” katanya.
Pihaknya juga memprakirakan dalam sepekan ke depan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih akan terjadi di sebagian besar wilayah Bali. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi, selalu menjaga lingkungan sekitar dan pastikan selalu mengupdate informasi yang dikeluarkan oleh BMKG,” ujar Tri Utami. *ol3
Komentar