nusabali

Laka Maut di Goa Gong, Ayah dan 2 Anak Tewas

  • www.nusabali.com-laka-maut-di-goa-gong-ayah-dan-2-anak-tewas

MANGUPURA, NusaBali - Kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor dengan truk tangka air terjadi di Jalan Goa Gong tepatnya di depan Kedai Genze, Simpang Gang Buahan, Banjar Shanti Karya, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Selasa (2/12) siang.

Kecelakaan ini mengakibatkan tiga korban tewas, terdiri atas ayah dan dua orang anaknya. Ketiga korban ini, yakni Petrick Hanggono,55, (ayah), Rory Max Hanggono,13, (anak), dan Nathan Mark Hanggono,6, (anak).

Informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa ini bermula ketika Petrick Hanggono mengendarai sepeda motor Honda Vario DK 2750 IS dengan membonceng kedua anaknya bergerak dari arah utara menuju selatan tempat tinggalnya di Jalan Pura Batu Pageh, Gang Kasadia, Banjar Anggas Sari, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

Pada saat yang sama, truk Isuzu DK 8286 IQZ yang dikemudikan Theodorus Bani,27, juga bergerak dari utara menuju selatan. Mendekati TKP, pengendara motor Honda Vario mencoba menyalip truk tangki air. Namun, saat mencoba menyalip, tiba-tiba dari Gang Buahan, muncul mobil Ford yang dikemudikan I Wayan Budi Darmayasa hendak keluar gang. Pengendara sepeda motor Honda Vario pun panik hendak mengerem. Apesnya, saat ngerem, kondisi jalan yang terdapat ceceran pasir membuat motornya oleng terjatuh hingga ketiganya terlempar masuk ke kolong truk. Ketiganya pun terlindas ban belakang sebelah kanan truk yang sudah tidak bisa mengerem lagi.

"Mobil saya belum sempat keluar, namun karena pengendara Honda Vario panik saat hendak menyalip truk tangki dan mencoba mengerem membuat motornya oleng hingga pengendara dan kedua penumpangnya terjatuh masuk ke dalam kolong truk tangki. Ketiganya tepat terjatuh di bawah ban truk belakang sebelah kanan lalu terlindas," ujar Wayan Budi Darmayasa saat ditemui di lokasi kejadian.

Warga lainnya, Edi pemilik Kedai Genze mengatakan, saat kejadian ia sedang menjaga warung dan tiba-tiba terdengar bunyi dentuman keras. Mendengar bunyi tersebut, Edi lari ke luar kedai dan melihat ketiga korban sudah terlindas ban truk.

"Saya lihat ketiganya sudah terlindas ban belakang sebelah kanan truk tangki dengan posisi kepala mengarah ke arah timur. Dan pengemudi truk tangki pun langsung meminggirkan kendaraannya ke sebelah kiri setelah kejadian. Ketiganya, memang pakai helm tapi helm tersebut ikut remuk," ucapnya. Kejadian tersebut kemudian ia laporkan ke petugas relawan sekitar untuk menghubungi pihak kepolisian dan mobil ambulans. Tidak berselang lama, personel Polsek Kuta Selatan dan Satlantas Polresta Denpasar serta tiga unit ambulans tiba di lokasi. Jenazah ketiga korban pun langsung dibawa menuju RS Universitas Udayana (Unud), Jimbaran, Kuta Selatan.

Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo mengatakan kecelakaan diakibatkan pengendara motor Honda Vario diduga kaget saat hendak menyalip truk Isuzu ketika ada mobil muncul dari Gang Buahan. Dalam kondisi kaget tersebut, pengendara Honda Vario mencoba mengerem namun malah membuat motornya oleng hingga terjatuh. Pengendara dan dua penumpang pun jatuh masuk ke dalam kolong truk. "Pengemudi truk tidak bisa mengerem mendadak hingga pengendara dan dua penumpang Honda Vario terlindas ban belakang truk. Ketiganya tewas di TKP karena mengalami CKB (cedera kepala berat)," jelasnya. 7 cr80

Komentar