nusabali

Brankas Berisi Rp 128,399 Juta Ditemukan di Tegalan

Milik LPD Yehpoh yang Hilang 26 November Lalu

  • www.nusabali.com-brankas-berisi-rp-128399-juta-ditemukan-di-tegalan

AMLAPURA, NusaBali - Brankas milik LPD Desa Adat Yehpoh, Banjar Yehpoh, Desa/Kecamatan Manggis, Karangasem yang dilaporkan hilang pada, Rabu (26/11), ditemukan di sebuah tegalan di Banjar Yehpoh, Minggu (30/11) sore.

Polisi pun menggelar olah TKP (tempat kejadian perkara) terkait temuan itu pada, Senin (1/12). 

Informasi yang dihimpun brankas yang ditemukan tersebut berisi uang tunai sebanyak Rp 127,399 juta. Hasil olah TKP Polsek Manggis dipimpin Kapolsek Kompol Made Suadnyana mengungkapkan awalnya Bendahara LPD Desa Adat Yehpoh I Ketut Sariana datang ke Kantor LPD, Rabu (26/11) pagi. Saat membuka pintu depan saksi I Ketut Sariana ini melihat ada jejak kaki dan setelah dicek ke dalam ruangan ternyata brankas LPD yang berisi uang tunai Rp 143,699 juta, 12 BPKB sepeda motor, dan 2 BPKB mobil sudah raib.

Selanjutnya Sariana langsung mengontak Ketua LPD I Kadek Suweca, melaporkan perihal kejadian tersebut. Kasus itu pun lanjut dilaporkan ke Polsek Manggis. Kapolsek Manggis Kompol Made Suadnyana menerima laporan langsung memimpin penyelidikan, selanjutnya Minggu (30/11) sore menerima laporan dari warga yang sedang memetik kelapa di sebuah tegalan menemukan brankas yang awalnya dikira rongsokan televisi. Setelah menerima laporan, polisi lalu melakukan olah TKP. Saat dicek brankas tersebut berisi uang tunai Rp 127,399 juta.

Mengenai pelaku pencurian diperkirakan lebih dari dua orang, karena untuk mengevakuasi brankas yang beratnya sekitar 70 Kg perlu minimal dua orang. "Masih kita dalami dan terus mencari informasi lain untuk segera menangkap pelaku," kata Kompol Suadnyana. Sedangkan Ketua LPD I Kadek Suweca mengatakan brankas yang hilang itu berisi uang tunai Rp 143,699 juta dan saat ditemukan berisi Rp 127,399 juta, jadi sebanyak Rp 16,3 juta yang hilang. "Harapan saya, agar pelakunya segera terungkap," harap Suweca. Dia menambahkan walau mengalami  musibah brankas dicongkel pencuri, namun aktivitas LPD Desa Adat Yehpoh tetap berjalan normal, sejak Rabu (26/11) lalu. 7 k16

Komentar