20 Bilah Gong Desa Adat Padangkeling Hilang
Polisi Telusuri Rekaman CCTV, Tiga Saksi Sudah Diperiksa
SINGARAJA, NusaBali - Sebanyak 20 bilah gong di Balai Serbaguna/Kantor Desa Adat Padangkeling, Kelurahan Banyuning, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, hilang diduga dicuri.
Kasus tersebut terus didalami aparat Polsek Singaraja. Polisi kini telah memeriksa tiga orang saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Pencurian ini menghebohkan warga setempat karena gong-gong tersebut sehari-hari digunakan sebagai pengiring upacara dan latihan sekaa gong muda-mudi desa. Peristiwa diketahui pertama kali oleh warga setempat, Kadek Hendra Darmadi, 27, pada Kamis (27/11) ketika melintas di depan balai sekitar pukul 09.00 Wita.
Hendra melihat penutup dua gong dalam kondisi terbuka. Curiga, ia mendekat dan mendapati sejumlah gong raib dari tempat penyimpanan. “Peristiwa ini langsung dilaporkan oleh Kepala Desa Adat Padangkeling, Gede Purnayasa, ke Polsek Kota Singaraja,” kata Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Minggu (30/11).
Dari pendataan, total yang hilang adalah 10 bilah gong gangsa dan 10 bilah gong ugal, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 16 juta. Gong-gong tersebut terakhir kali dipakai pada Senin (17/11) malam. Pencurian diduga terjadi karena kondisi balai yang tidak terkunci, serta pagar besi setinggi 60 sentimeter yang mudah dilewati.
“Selama tidak ada kegiatan di balai desa, tidak ada anggota yang berjaga atau mengawasi. Kondisi ini dimanfaatkan pelaku untuk melakukan pencurian,” jelas Yohana.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Singaraja, Kompol Gede Juli, menyampaikan bahwa serangkaian pendalaman telah dilakukan sejak laporan masuk. Hingga Minggu (30/11), tiga saksi telah dimintai keterangan, termasuk saksi pertama yang mengetahui kejadian, Kelian Desa Adat Padangkeling, serta satu warga lainnya.
“Sampai saat ini masih lidik. Saksi yang sudah diperiksa, mulai dari saksi yang mengetahui gong hilang pertama kali, kelian Desa Adat Padangkeling, dan satu orang warga,” ujarnya.
Hingga kini aparat belum dapat memastikan waktu kejadian dan jumlah pelaku. Namun polisi memastikan penyelidikan berjalan intensif untuk mengungkap kasus pencurian ini.
Polisi juga telah memasang garis polisi dan mengamankan rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi. Rekaman kini sedang dianalisa untuk mengidentifikasi pelaku. “Sementara kami buka dan cek sendiri (rekaman CCTV). Karena filenya cukup banyak, jadi perlu waktu. Sementara masih kami teliti,” tandas Kompol Juli.7 mzk
Komentar